Asuransi Konstruksi

Apa perbedaan istilah Construction dengan Erection dari sudut pandang asuransi?

Liga Asuransi – Sidang pembaca yang luar biasa. Kali ini kita masih membahas mengenai asuransi proyek karena resikonya yang kompleks dan tinggi jika dibandingkan dengan gedung atau pabrik yang sudah beroperasi Resikonya jauh lebih tinggi.

Seperti kita ketahui bahwa pada saat pekerjaan konstruksi dilakukan semuanya masih berupa desain, rencana, pengalaman dan analisa pekerjaan, belum nyata. Semua masih berdasarkan “asumsi”. Bisa saja salah satu dari faktor penting itu tidak berfungsi dengan baik, dan itu dapat menimbulkan kecelakaan.

Sebagai broker asuransi atau konsultan asuransi, kami sering sekali mendapat pertanyaan dari klien-klien kami mengenai perbedaan antara polis asuransi Construction Erection All Risks (CAR) dengan Erection All Risks (EAR). Untuk itulah kami membuat tulisan sebagai penjelasan atas pertanyaan mereka.

Jika Anda tertarik dengan tulisan ini, silahkan dibagikan kepada rekan-rekan Anda agar mereka juga paham seperti Anda.

Secara umum, Construction work atau pekerjaan konstruksi adalah pekerjaan yang menggabungkan antara  barang dan jasa untuk pembangunan, pengembangan, perluasan, pemasangan, perbaikan, pemeliharaan, pembaruan, pemindahan, renovasi, pengubahan, pembongkaran atau pembongkaran aset tetap termasuk bangunan dan infrastruktur teknik.

Erection Works adalah pekerjaan pemasangan/ereksi yang terdiri dari pekerjaan struktural, pemasangan mesin, perakitan komponen baja menjadi kerangka dan pekerjaan sejenis lainnya. Prosesnya melibatkan kegiatan pengangkatan dan penempatan komponen ke posisinya, lalu menghubungkannya. Umumnya hal ini dilakukan dengan melalui melalui pemasangan baut, pemotongan besi dan pengelasan di lokasi pekerjaan. 

Untuk menyelesaikan pekerjaan pemasangan/ereksi dengan aman, cepat dan ekonomis sangat ditentukan oleh keputusan pada tahap pembuatan desain jauh sebelum pekerjaan dimulai. Penting bagi desainer atau arsitek untuk memahami dengan jelas dampak resiko dari keputusan mereka.

Koordinasi yang baik antara semua pihak di lokasi proyek akan sangat membantu kelancaran proyek. Misalnya, jalan dan akses yang memadai diperlukan oleh kontraktor untuk pengangkutan, pembongkaran dan pemasangan baik di lokasi maupun di jalan akses sekitarnya atau yang berdekatan. 

Jaminan asuransi untuk pekerjaan konstruksi dan ereksi pada umumnya adalah adanya risiko tertentu, termasuk:

  • kesalahan instalasi;
  • kerusakan atau kehancuran bahan konstruksi, peralatan yang akan dipasang;
  • kehilangan atau kerusakan fasilitas yang sedang dibangun;
  • penurunan permukaan tanah, caving-in, tanah longsor;
  • jatuhnya balok dan bagian yang dipasang tinggi.

Biaya asuransi dihitung berdasarkan informasi dan data-data  dari proyek konstruksi dan ereksi termasuk yang didasarkan pada dokumen dan spesifikasi konstruksi berikut:

  1. persetujuan kontraktor;
  2. catatan penjelasan proyek;
  3. perkiraan proyek dan jadwal pekerjaan;
  4. izin tertanggung untuk pelaksanaan pekerjaan konstruksi dan ereksi;
  5. rencana induk lokasi.

Faktor-faktor berikut yang menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan biaya asuransi:

Tingkat ketahanan proyek konstruksi dari berbagai macam bahaya seperti kondisi iklim dan geologi, seperti kemungkinan gempa bumi, banjir, penurunan tanah, dll. dipengaruhi oleh faktor-faktor berikut ini;

  1. Desain proyek dan properti bahan bangunan;
  2. Metode dan teknologi pelaksanaan pekerjaan konstruksi dan ereksi;
  3. Kualifikasi dan pengalaman kontraktor dalam pelaksanaan bantuan proyek konstruksi jenis ini dan faktor lainnya.

Untuk mengetahui luas jaminan asuransi untuk proyek konstruksi berikut ini kami jelaskan secara lebih terperinci. Ada dua jenis asuransi untuk proyek konstruksi yaitu Construction Erection All Risks (CAR) dan Erection All Risks (EAR) tapi sering juga gabungan dari CAR dan EAR. Berikut penjelasannya:

Construction All Risks Insurance (CAR)

Pekerjaan konstruksi itu rumit dan berisiko tinggi, dan secara otomatis kondisi ini akan memberikan informasi kepada manajemen tentang begitu banyaknya potensi risiko yang secara tak terduga dapat  memaksa penundaan penyelesaian proyek yang nilainya kadang sangat tinggi dan tanggung jawab yang mahal dan sekaligus berpotensi mengurangi keuntungan. 

Jika Anda sebagai manajer kontraktor ataupun sebagai pengembang, pada tahap berikutnya Anda akan membangun kerjasama yang menantang dengan banyak beberapa pihak, Anda akan berurusan dengan penegak hukum mengenai undang-undang dan peraturan pemerintah dan standar baru. Anda juga akan menanggung resiko akibat dari perubahan cuaca yang tidak dapat diprediksi, dan juga bekerja menghadapi keadaan yang tak terduga lainnya karena proyek konstruksi dapat mengalami kecelakaan.

Jika terjadi kecelakaan, tidak mudah untuk mengidentifikasi penyebab yang pasti atau pihak mana  yang bertanggung jawab. Pada akhirnya seringkali masalahnya mengarah pada proses hukum dan pengadilan yang panjang, melelahkan dan mahal. Jika bangunan belum selesai, situasi menjadi semakin sulit karena proyek tidak bisa dilanjutkan dan ada biaya tambahan yang harus dikeluarkan.

Polis asuransi Construction All Risks (CAR) khusus dirancang untuk mencegah terjadinya gangguan pada proyek Anda akibat resiko tak terduga yang dapat menunda penyelesaian proyek. Polis asuransi CAR memberikan jaminan asuransi yang fleksibilitas.

Asuransi CAR memberikan perlindungan atas semua material sesuai yang ada di dalam kontrak dan pekerjaan, serta pabrikasi barang-barang keperluan proyek dan peralatan kontraktor, penundaan proyek, kewajiban lain dan tanggung jawab hukum terhadap pihak ketiga. 

Sering pula terjadi, baik pemberi kerja maupun kontraktor secara bersama-sama mengambil polis asuransi CAR, dengan juga menyertakan pihak lain seperti bank dan perusahaan pembiayaan yang menginginkan nama mereka disebutkan dalam polis asuransi. 

Karena ada beberapa pihak yang termasuk dalam polis, mereka masing-masing memiliki hak untuk mengajukan klaim kepada  perusahaan asuransi, meskipun semua pihak memiliki kewajiban untuk memberitahu perusahaan  asuransi tentang cedera dan kerusakan yang terjadi yang dapat mengakibatkan klaim.

Erection All Risks (EAR)

Polis Asuransi Erection All Risks (EAR) memberikan perlindungan untuk pekerjaan pemasangan pabrik dan mesin listrik atau mekanis. Tahap pekerjaan pemasangan mempunyai sejumlah resiko besar yang seringkali dapat menyebabkan terjadinya kerugian atau kerusakan. Kerusakan ini menjadi tanggung jawab kontraktor atau pemberi kerja. Asuransi EAR memberikan perlindungan untuk resiko seperti itu. Polis EAR dirancang untuk menjamin risiko dan kerugian yang timbul akibat dari pemasangan mesin, pabrik dan struktur baja, termasuk kerusakan fisik pada pekerjaan kontrak, peralatan, dan mesin, dan tanggung jawab atas cedera tubuh pihak ketiga atau kerusakan properti yang timbul. 

Pihak yang dijamin dalam polis asuransi CAR termasuk kontraktor utama, sub kontraktor, dan dalam beberapa hal, bisa juga termasuk pemasok dan produsen peralatan. Contoh proyek yang memerlukan jaminan asuransi EAR antara lain adalah pembangkit listrik, fasilitas manufaktur dan fabrikasi, fasilitas pengolahan air dan air limbah, dan pusat telekomunikasi (terutama pendirian menara sinyal). 

Pemasangan dan perbaikan mesin adalah dua aspek yang sangat penting dan resiko yang sangat tinggi dalam proyek konstruksi – EAR mencakup keduanya. Mirip dengan CAR, polis asuransi EAR memberikan perlindungan dari kewajiban bagi kontraktor, prinsipal, dan pengembang.

Polis EAR memberikan perlindungan asuransi untuk:

  • Pemasangan mesin pabrik selama masa konstruksi
  • Pengangkatan mesin sejak dimulainya pemuatan untuk dikirim ke lokasi (termasuk transit dan penyimpanan sementara)
  • Kerusakan mesin selama pengujian dan commissioning

Fitur utama polis asuransi  EAR kami meliputi:

  • Perlindungan asuransi yang komprehensif untuk pembangunan proyek dan memberikan perlindungan selama penyimpanan, pemasangan, dan pengujian properti di lokasi yang diasuransikan
  • Cakupan untuk seluruh periode proyek
  • Perlindungan lainnya, termasuk berbagai add-on sesuai kebutuhan pelanggan
  • Selain itu, polis asuransi  EAR dapat diperluas untuk mencakup kerugian atas kehilangan keuntungan. 

Perbedaan antara polis CAR & EAR

Beberapa perusahaan asuransi kadang menggabungkan polis asuransi CAR dan EAR menjadi satu. Meskipun istilah-istilah ini terkadang digunakan secara bergantian, namun ada beberapa perbedaan yang mendasar. Yang satu berlaku untuk pekerjaan konstruksi dan yang lainnya berlaku untuk ereksi.

Secara tradisional jaminan CAR memberikan perlindungan bagi proyek konstruksi atau kontraktor dari berbagai risiko, dan digunakan terutama untuk resiko akibat pergerakan tanah dan pekerjaan bangunan menggunakan beton. CAR lebih cocok untuk pekerjaan sipil seperti gedung, jalan, jembatan dan dermaga.

Sedangkan polis EAR untuk pekerjaan instalasi mesin dan peralatan. EAR lebih cocok untuk fasilitas teknik dan proyek konstruksi lainnya yang melibatkan pekerjaan pemasangan. Misalnya, polis asuransi EAR memberikan pertanggungan untuk pembangunan pembangkit listrik, fasilitas pengolahan gas dan lain-lain.

Cara terbaik untuk mendapatkan jaminan asuransi CAR/EAR yang terbaik adalah dengan menggunakan jasa broker asuransi terutama perusahaan broker asuransi yang spesialis di bidang asuransi proyek.

Mereka memahami seluk-beluk tentang industri konstruksi, mengenali pengetahuan tentang, design, arsitek, konstruksi, material, proses pekerjaan, pihak-pihak yang terlibat, penggunaan alat, masalah pembiayaan serta masalah hukum dan perundang-undangan.

Broker asuransi kadang juga bertindak sebagai seorang insinyur. Mereka mampu menjelaskan aspek teknis dari resiko sebuah proyek. Memberikan masukan tentang manajemen resiko. Berdiskusi dengan para insinyur dan pelaksana proyek dengan fasih dan lancar untuk memahami resiko dan tentang masalah teknis. Hal ini sangat diperlukan ketika berhadapan dengan perusahaan asuransi dan loss adjuster ketika terjadi klaim.

Broker asuransi juga bertindak sebagai “lawyer” Anda ketika membantu penyelesaian klaim. Mereka yang akan menghadapi loss adjuster atau perusahaan asuransi untuk mendapatkan penggantian klaim yang maksimal. Mereka menguasai bahasa hukumnya asuransi, mereka memahami pasal-pasal yang penuh dengan jebakan yang jika tidak menguasainya  dapat mengurangi klaim atau menolak klaim oleh perusahaan asuransi. 

Broker asuransi yang berpengalaman dan sudah sukses mengasuransikan ratusan proyek di seluruh Indonesia adalah L&G Insurance Broker. Silakan hubungi sekarang juga!

HOTLINE L&G 24JAM: 0811-8507-773 (CALL – WHATSAPP CHAT – SMS)

website: lngrisk.co.id

Baca Juga :   8 Trend Klaim Asuransi Proyek Konstruksi yang perlu anda ketahui

E-mail: customer.support@lngrisk.co.id

Agen vs Broker Asuransi, Apa Perbedaannya?

Klik Untuk Menuliskan Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top