Ulas Berita

7 Berita Kecelakaan Pilihan Minggu ke 4 September 2020

Liga Asuransi – Sidang pembaca yang luar biasa. Kembali kami tampilkan beberapa berita kecelakaan pilihan yang terjadi selama sepekan kemarin. Kecelakaan kendaraan bermotor tetap mendominasi dan paling sering terjadi.

Kami berharap dengan adanya laporan ini mengingatkan agar kita selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan setiap saat.

Kecelakaan dapat terjadi kapan saja, dimana saja dan terhadap siapa saja.

Pastikan semua jaminan asuransi anda senantiasa dalam kondisi aktif ketika kecelakaan itu terjadi juga, ada perlindungan finansial yang membantu anda mengurangi beban akibat kecelakaan,

Semoga tulisan ini bermanfaat.

  1. Kebakaran di Kemensos Disebut akibat Korsleting

Kompas.com Senin, 21 September 2020 10:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial ( Kemensos) Hartono Laras mengatakan, kebakaran yang terjadi di Gedung Kemensos pada Senin (21/9/2020) dini hari disebabkan hubungan arus pendek atau korsleting. Saat ini, menurut Hartono, kebakaran sudah bisa diatasi. “Ada korsleting teknisi ruang transit, dan sudah langsung bisa diatasi. Karena sistem (deteksi kebakaran) kita berjalan, tutur Hartono ketika dikonfirmasi Kompas.com, Senin.

Saat disinggung tentang kerugian atau adakah dokumen penting yang rusak akibat kebakaran, Hartono menyebut hanya satu perangkat saja yang rusak.

“Cuma satu sound (system) saja yang rusak,” ucapnya. Dia menambahkan, Senin pagi ini pihaknya juga mengagendakan simulasi pencegahan dan pemadaman kebakaran di Gedung Kemensos. Sebelumnya, kebakaran terjadi di Lantai III Gedung Kementerian Sosial (Kemensos) Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Senin (21/9/2020) dinihari.

Sebagaimana dilansir dari Antara, kebakaran terjadi sekitar pukul 03.55 WIB. Dikutip dari laman Twitter resmi BPBD DKI Jakarta yang terverifikasi, pada pukul 05.05 WIB, titik api yang berada di Lantai I berhasil dipadamkan. Saat ini petugas sedang melakukan penyisiran di lokasi kejadian yang berada di Jalan Salemba Raya, Nomor 28, Kelurahan Kenari, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat itu.

Tinjauan Manajemen Resiko dan Asuransi

  • Asuransi kebakaran Indonesia
  • Asuransi property
  • Asuransi stok
  • Asuransi kendaraan
  • Asuransi kecelakaan diri

 

  1. Truk Semen Tabrak Rumah dan Sepeda Motor di Cianjur

DetikNews Minggu, 20 Sep 2020 15:23 WIB

Cianjur – Truk bermuatan semen hantam satu rumah dan dua unit motor di Kecamatan Gekbrong Kabupaten Cianjur, Minggu (20/9/2020). Kecelakaan diakibatkan sopir menghindari tabrakan dengan mobil dari arah berlawanan.

Informasi yang dihimpun detikcom, kecelakaan bermula ketika truk bernopol K 1960 CM melaju dari arah Sukabumi menuju Cianjur.

Saat melintas di kawasan Desa Songgom Kecamatan Gekbrong, dari arah berlawanan melaju angkutan umum dengan kecepatan tinggi untuk menyalip kendaraan di depannya.

Sopir truk pun langsung berusaha menghindar ke sebelah kiri. Namun hal itu malah membuat truk oleng hingga menabrak sepeda motor dan rumah warga.

“Saat itu saya sedang di warung depan rumah. Tiba-tiba ada truk dengan niat mau menghindari Angkot ke sebelah kiri. Namun saat berusaha menghindari angkot, truck tersebut malah oleng dan terjun ke rumah saya,” ujarnya Saepul Rohman (23) saksi sekaligus pemilik rumah.

Beruntung tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, sebab pemilik rumah sedang ada di bagian belakang.

Tetapi dua unit sepeda motor milik Epul yang terparkir di depan di rumahnya rusak berat.

“Alhamdulillah istri dan anak selamat, tapi bagian depan rumah dan sepeda motor rusak berat,” ucap dia.

Saat ini sopir truk sudah diamankan polisi untuk dimintai keterangan.

Tinjauan Manajemen Resiko dan Asuransi

  • Asuransi kendaraan bermotor
  • Asuransi marine cargo
  • Asuransi property
  • Asuransi tuntutan pihak ketiga
  • Asuransi kendaraan
  • Asuransi kecelakaan diri
  1. Kecelakaan Beruntun, Ibu-ibu Tewas, Truk Bermuatan Bata Melaju Tabrak 3 Mobil & 2 Motor Terekam CCTV

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA – Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Teratai Putih Raya, Duren Sawit, Jakarta Timur Pada Sabtu (19/9/2020).

Detik-detik sebuah truk menabrak lima kendaraan berhasil terekam CCTV.

Dikabarkan sebuah truk berpelat nomor A 9281 AZ saat itu bermuatan bata hebel menabrak tiga mobil dan dua motor sekira pukul 11.00 WIB.

Dari rekaman CCTV, terlihat kondisi jalan saat itu ramai lancar dalam kecelakaan beruntun.

Kemudian truk melaju dengan kecepatan tinggi dan menabrak sepeda motor berpelat nomor B 3573 TPV lebih dulu.

Dari rekaman CCTV terlihat motor tersebut dikemudikan seorang perempuan dengan mengenakan rompi ojek online.

Selanjutnya, truk kembali menabrak sejumlah kendaraan lainnya.

“Kejadiannya pas saya lagi goreng. Itu yang nabrak truk. Kayaknya sih kencang ya dari arah perempatan.”

“Setahu saya motor yang ditabrak ada 2, itu ojol semua, satunya yang pertama ditabrak dan meninggal itu, yang ibu-ibu. Truk nabrak ojol kemudian nabrak mobil box dan mobil Avanza. Baru nabrak ojol satu lagi,” kata satu diantara saksi mata, Ujang di lokasi, Minggu (20/9/2020).

Selain itu, kerusakan juga terlihat pada sejumlah gerobak jualan warga yang berada di bahu jalan.

“Setahu saya enggak ada korban lagi, yang itu doang. Kayaknya meninggal pas perjalanan ke Rumah Sakit,” tandas Ujang.

 

Saat itu bus sedang membawa banyak penumpang.

Kecelakaan maut ini terjadi di ruas Jalan Tol Cikopo–Palimanan (Cipali) KM 177+800, Minggu (20/9/2020) pukul 09.25 WIB.

 

General Manager Operation ASTRA Tol Cipali, Suyitno mengatakan, kecelakaan tersebut merupakan kecelakaan tunggal, terjadi di jalur arah Jakarta.

“Jenis kendaraan yang terlibat kecelakaan, yaitu KR BUS Sudiro Tunggal Jaya nopol AD 1469 CU,” ujar dia kepada Tribuncirebon.com berdasarkan keterangan tertulis.

Suyitno menjelaskan, kecelakaan diduga karena sopir KR BUS Sudiro mengantuk sehingga kurang antisipasi dan tidak bisa mengendalikan laju kendaraan.

Bus itu awalnya melaju dari arah Jakarta menuju Palimanan.

Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP) bus tiba-tiba menyeberang ke jalur sebelah.

“Diduga mengantuk sehingga tidak bisa mengendalikan kecepatan KR tersebut kemudian kendaraan menyebrang dari Jalur A (arah Palimanan) menuju ke Jalur B (arah Jakarta),” ujarnya.

Dijelaskan Suyitno, posisi akhir bus terbalik dengan kondisi miring dengan roda kanan berada di atas.

Kendaraan juga melintang menutupi Jalur Arah Jakarta menghadap selatan.

“Ada 14 orang korban luka ringan, 3 orang korban luka berat dievakuasi ke RS Mitra Plumbon dan 1 orang korban meninggal dunia dievakuasi ke RSUD Arjawinangun, Cirebon,” ujar dia.

Tinjauan Manajemen Resiko dan Asuransi

  • Asuransi jiwa
  • Asuransi kendaraan bermotor
  • Asuransi tuntutan pihak ketiga
  • Asuransi kendaraan
  • Asuransi kecelakaan diri
Baca Juga :   7 Berita Asuransi Pilihan Minggu 1 September 2020

 

  1. Kecelakaan Maut di Sungai Silugonggo Juwana Pati, Kapal Nelayan Terbalik Nakhod Meninggal

Tribun Jateng, Jumat, 18 September 2020 19:09

TRIBUNJATENG.COM, PATI – Sugeng Mulyono (39) nakhoda kapal motor nelayan Karya Rakat 08 meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di Sungai Silugonggo Juwana, Jumat (18/9/2020).

Nyawa warga Dukuh Ngerang Kidul, Desa Trimulyo, Kecamatan Juwana tersebut tak terselamatkan meski sempat dilarikan ke rumah sakit oleh petugas Sat Polair.

Kasat Polair Polres Pati, Iptu Sutamto, menyatakan peristiwa kecelakaan kapal yang menewaskan Sugeng terjadi sekitar pukul 14.45 WIB. “Saat kapal berlayar, tiba-tiba posisinya oleng ke kiri dan kemudian terbalik. Saat itu tim patroli perairan Satpolair berada pada jarak sekira 200 meter dari tempat kejadian. Selanjutnya petugas patroli melakukan penyelamatan,” ungkap dia. Iptu Sutamto mengatakan, para anak buah kapal (ABK) berhasil diselamatkan petugas. Sugeng sang nakhoda pun berhasil dikeluarkan dari kabin ruang kemudi. Namun, kondisinya sudah tak sadarkan diri. “Korban sudah diupayakan untuk diberikan pertolongan. Dalam kondisi tidak sadarkan diri, korban dibawa ke RS Budi Agung Juwana. Namun, ternyata ia sudah meninggal dunia,” ungkap dia. Iptu Sutamto menjelaskan, korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga. (Mazka Hauzan Naufal)

Tinjauan Manajemen Resiko dan Asuransi

  • Asuransi jiwa
  • Asuransi kapal
  • Asuransi marine cargo
  • Asuransi kecelakaan diri

 

  1. Tabrakan Mobil dan Truk di Tol Sumo, Tiga Orang Tewas

Liputan6.com 21 Sep 2020, 16:11 WIB

Liputan6.com, Jakarta – Kecelakaan terjadi di Tol Surabaya-Mojokerto (Tol Sumo) KM 727.600 pada Senin subuh pukul 04.20 WIB. Kecelakaan itu melibatkan satu mobil Toyota Kijang Innova dengan truk tronton dan akibatkan tiga orang tewas.

“Seluruh korban meninggal merupakan penumpang mobil Innova dengan nopol  L1587JC,” ujar Kepala Unit Patroli Jalan Raya (PJR) III Polda Jatim Iptu Imam SR, seperti dikutip dari Antara, Senin (21/9/2020).

Berdasarkan data Unit PJR III Polda Jatim, identitas para korban tewas dalam kecelakaan di Tol Sumo, antara lain Agus Rochmat (32), Afif Bagus Setiyawan (28) yang keduanya warga Tegal, dan Slamet (31) warga Pekalongan, Jawa Tengah.

Sementara Andi Prihanto (55) hanya mengalami luka sobek di dahi. Dugaan menguat pengemudi mengalami mengantuk saat kecelakaan di Tol Sumo itu.

“Diduga pengemudi mobil sedang mengantuk,” kata dia.

Peristiwa kecelakaan maut di Tol Sumo itu terjadi sekitar pukul 04.02 WIB. Mulanya, mobil yang dikemudikan Andi melaju dengan kecepatan sekitar 120 km/jam. Lantaran mengantuk, sopir hilang konsentrasi dan menabrak truk yang berjalan lambat di depannya.

“Jadi, hilang konsentrasi dan menabrak truk tronton,” kata Imam.

Tinjauan Manajemen Resiko dan Asuransi

  • Asuransi jiwa
  • Asuransi kapal
  • Asuransi marine cargo
  • Asuransi kecelakaan diri

Mobil Innova tersebut, lanjut Imam, menabrak bagian belakang sebelah kanan truk tronton bernopol N 9329 UV yang ada di depannya. Kendaraan Innova terpental ke kanan menabrak median beton tengah dengan posisi akhir berlawanan arah.

  1. Bus Sudiro Kecelakaan di Tol Cipali, Satu Orang Meninggal

CNN Indonesia | Minggu, 20/09/2020 13:05 WIB

Jakarta, CNN Indonesia – Bus Sudiro Tungga Jaya bernomor polisi AD 1469 CU mengalami kecelakaan tunggal di di Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) Km 177. Satu orang dilaporkan meninggal, dan belasan penumpang lainnya terluka dalam kecelakaan itu.

Kasatlantas Polres Majalengka AKP Luky Martono mengatakan total penumpang terluka sebanyak 17 orang. Dari jumlah itu, tiga orang mengalami luka berat, sedangkan sisanya mengalami luka ringan.

“Saat ini kami sedang menanganinya,” kata Luky Martono di Majalengka, seperti dikutip Antara, Minggu (20/9). Luky mengatakan bus akan dievakuasi karena menghambat arus lalu lintas. “Kami masih mengatur lalu lintas, karena jalan sempat tidak bisa dilalui kendaraan,” ujarnya. General Manager Operation Astra Tol Cipali Suyitno mengatakan korban luka saat ini sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Mitra Plumbon untuk menjalani perawatan medis. “Korban meninggal dunia, kami bawa ke RSUD Arjawinangun,” katanya. Menurut Suyitno, kecelakaan terjadi pada Minggu sekitar pukul 09.25 WIB, sesaat kendaraan bus tersebut pindah jalur. Kendaraan bus tersebut awalnya menuju Jawa Tengah, namun berpindah jalur ke ruas tol arah Jakarta.

Kecelakaan tersebut menambah daftar kecelakaan di ruas Tol Cipali. Pada 23 Agustus 2020, tiga kendaraan terlibat tabrakan beruntun di Km 150+300 di wilayah Majalengka, arah Cikopo menuju Palimanan. Peristiwa tabrakan itu menelan empat korban jiwa.

Tinjauan Manajemen Resiko dan Asuransi

  • Asuransi jiwa
  • Asuransi kendaraan bermotor
  • Asuransi Jasa Marga
  • Asuransi kecelakaan diri
  • Asuransi kesehatan

 

  1. Eskavator Terguling dari Truk Pengangkut, Timpa JPO Abdullah Syafei

 

Adi Wira Bhre Anggono – Selasa, 22 September 2020 | 15:00 WIB

Otomania.com – Sebuah ekskavator terguling di tepian jalan raya, beruntung tidak terjatuh ke arah tengah jalan yang bisa menyebabkan kemacetan.Ekskavator tersebut menimpa jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Abdullah Syafei menuju ke Jalan Casablanca, Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan pada Selasa (22/9/2020) pagi.

Posisi excavator terlihat terangkat sebelah, sedangkan bagian lengan pengeruknya menimpa sebagian JPO hingga ringsek.

Camat Tebet Dyan Airlangga mengatakan, ekskavator tersebut awalnya akan dipindahkan ke mobil pengangkut (self loader) sekitar pukul 08.30 WIB, untuk diangkut menuju Pintu Air Manggarai.

Awalnya, ekskavator tersebut akan digunakan untuk mengeruk sampah di Kali Ciliwung.

“Pukul 08.45 WIB, ekskavator sudah berada di atas mobil pengangkut. Operator merasa posisi kurang pas dan sudah berada di atas mobil,” kata Dyan saat dikonfirmasi, Selasa (22/9/2020) siang.

Merasa kurang pas, operator membetulkan posisi ekskavator langsung di atas mobil pengangkut. Lantaran tak stabil saat berada di atas mobil, eskavator terguling ke kiri dan menimpa menimpa tangga JPO Abdullah Syafei.

Dyan mengatakan, ekskavator tersebut milik Unit Pelaksana Kebersihan Badan Air Dinas Lingkungan Hidup (UPK Badan Air Dinas LH) DKI Jakarta.

Pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas LH DKI Jakarta, Dinas Bina Marga DKI Jakarta terkait kerusakan yang ditimbulkan.

Saat ini, ekskavator telah dievakuasi. Proses evakuasi berlangsung sekitar 30 menit dengan bantuan alat berat crane.

Tak ada korban jiwa akibat kejadian ini meski arus lalu lintas Jalan Abdullah Syafei sempat tersendat.

Tinjauan Manajemen Resiko dan Asuransi

  • Asuransi alat berat
  • Asuransi marine cargo
  • Asuransi kendaraan bermotor
  • Asuransi kecelakaan diri
  • Asuransi kesehatan
  • Asuransi properti
  • Asuransi tuntutan pihak ketiga

Demikian 7 berita kecelakaan pilihan minggu ini. Semoga kita semua terhindar dari musibah seperti ini. Aamin…

Informasi ini dipersembahkan oleh L&G Risk Broker Asuransi 

Klik Untuk Menuliskan Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top