Bank Garansi

L&G Insurance Broker dipercaya sebagai broker asuransi dan konsultan untuk Proyek MBG-Kendal

Liga Asuransi – Sidang pembaca yang luar biasa. Walau masih berada dalam suasana pandemi COVID-19, tampaknya kegiatan bisnis terus bergerak. Salah satunya adalah proyek pembangunan pabrik MBG Project Construction of Fibre Optic Telecommunication Plant yang terletak di kawasan Industri Kendal, Jawa Tengah.

L&G Insurance Broker sebagai broker asuransi terkemuka di Indonesia, pada awal Maret 2021 L&G kembali mendapatkan kepercayaan dari dunia industri manufaktur salah satunya dari PT Maju Bersama Gemilang (MBG) dan oleh kontraktor China Construction Fourth Engineering Division Corp Ltd asal China untuk pembangunan Fibre Optic Telecommunication Plant. 

Kepercayaan ini merupakan bukti bahwa L&G Insurance Broker adalah broker asuransi terkemuka di Indonesia yang layak dipercaya untuk menangani proyek besar seperti ini. 

Tantangan terbesar untuk mendapatkan proyek ini adalah bagaimana caranya bisa mendapatkan kepercayaan dari perusahaan kontraktor raksasa China Construction Fourth Engineering Division Corps Ltd. Hampir semua orang paham bahwa tidak mudah berhubungan dan bernegosiasi dengan perusahaan asal Tiongkok.

Selain menuntut setiap supplier untuk menguasai semua aspek teknis, mereka juga sangat concern dengan kualitas jaminan, pilihan perusahaan asuransi terbaik namun tetap dengan tarif premi yang sangat kompetitif. 

Ujian lainnya adalah bagaimana bisa meyakinkan CCFE untuk menggunakan jasa broker asuransi ketimbang mengurus langsung kepada perusahaan asuransi seperti yang kebanyakan dilakukan di China. 

Akhirnya setelah melewati proses seleksi yang rumit dan panjang, mereka memutuskan untuk menunjuk L&G Insurance Broker untuk perlindungan proyek mereka.

Untuk diketahui bahwa PT Kawasan Industri Kendal (KIK) merupakan kawasan industri berstatus Kawasan Ekonomi Khusus berbasis industri di Pulau Jawa dengan total luas 2,200 Hektar. 

KIK merupakan joint venture antara dua pengembang industri di Asia Tenggara yaitu Sembcorp Development Ltd dan PT Jababeka Tbk. Sebagai proyek strategis Nasional, pada Bulan November 2016, PT Kawasan Industri Kendal diresmikan oleh dua Kepala Negara, Presiden RI Joko Widodo dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong.

Untuk informasi lebih lengkap mengenai proyek ini, berikut kami kutipan berita online sebagai:

PT MBG Investasikan Rp1 T Bangun Pabrik Fiber Optik di Kendal Micom

Peletakan batu pertama pembangunan pabrik fiber optik di Kendal  PT Maju Bersama Gemilang (MBG) menginvestasikan dananya hingga Rp1 triliun di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Investasi itu diwujudkan melalui pembangunan pabrik fiber optik yang berada di Kawasan Industri Kendal (KIK). Presiden Direktur PT MBG, Frank Wu, mengatakan, pembangunan pabrik fiber optik dilakukan sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk terus meningkatkan komponen lokal dalam negeri. 

Pabrik fiber optik di Kendal itu nantinya akan menghadirkan teknologi terbaru untuk memenuhi kebutuhan pasar, baik lokal maupun ekspor. “Peletakan batu pertama pembangunan pabrik fiber optik ini menjadi wujud komitmen kami dalam mendukung pembangunan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia,” katanya di sela Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pabrik Fiber Optik PT Maju Bersama Gemilang, di Kawasan Industri Kendal, Kamis (21/3). 

Menurutnya, pembangunan pabrik ini menggunakan struktur permodalan lokal, serta menggandeng pihak asing yang telah berpengalaman. Dengan demikian, diharapkan dapat mempercepat transfer teknologi dan pengetahuan. “Investasi senilai Rp1 triliun ini termasuk dalam bentuk tanah, bangunan, mesin dan teknologi,” ungkapnya. Direktur PT MBG, Akmal Fauzi, menambahkan, lokasi pabrik di Kawasan Industri Kendal menempati lahan seluas 6 hektar. Untuk proses pembangunannya dilakukan secara bertahap, dan diperkirakan akan selesai di akhir 2019 untuk tahap pertama dan dalam jangka waktu 4 tahun ke depan dapat terselesaikan penuh. “Pabrik ini nantinya bakal menyerap tenaga kerja mencapai sekitar 600 orang. Adapun kapasitas produksi pabrik PT MBG ini dapat mencapai 10,5 M fKm/tahun. Sedangkan Fiber Optic Cables Land dapat mencapai 6.0 M fKm/tahun. Fiber Optic Cable Submarine dapat mencapai 10,000 km, dan Optical Distribution Network dapat mencapai 4.0 M USD/tahun,” imbuhnya. 

Berdasarkan kapasitas produksi yang dihasilkan, lanjutnya, PT MBG akan menjadi Pabrik Fiber Optic Cable System terbesar di Asia Tenggara. Keberadaan pabrik di Kendal ini juga diharapkan dapat memberikan penghematan devisa yang cukup banyak bagi negara, serta mendukung pembangunan infrastruktur telekomunikasi, khususnya submarine cable.   

Sebagaimana diberitakan, Indonesia merupakan negara kepulauan yang siap untuk memasuki industri 4.0 dan berkembang dalam perekonomian nasional, serta siap bersaing dalam ekonomi global. Pencapaian perusahaan dalam memproduksi Fiber Optic Cable System, diharapkan dapat memberikan kontribusi yang positif dalam program pembangunan infrastruktur oleh pemerintah, sekaligus membuka lapangan kerja baru di daerah Jateng, khususnya Kabupaten Kendal. “Seiring dengan visi dan misinya, kami pun tetap membutuhkan dukungan dari pemerintah, baik pusat maupun daerah, serta  berbagai instansi, asosiasi dan badan-badan terkait lainnya,  agar komitmen perusahaan untuk mendukung pembangunan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia, dapat berjalan dengan baik,” tandasnya. 

Bupati Kendal, Mirna Annisa, mengemukakan, Pemerintah Kabupaten Kendal menyambut baik adanya investasi yang sangat besar oleh PT MBG tersebut. Ia berharap, nantinya para pekerja yang ada bisa diambil dari masyarakat Kendal sendiri. “Alhamdulillah ada investasi yang besar lagi di Kabupaten Kendal untuk menunjang pertumbuhan perekonomian di Jateng, khususnya Kendal. Mudah-mudahan bisa terealisasi. Kami Pemkab Kendal berharap yang mengisi 70% bisa dari masyarakat Kendal,” ujarnya. Peletakan batu pertama pabrik ini dilakukan oleh Gubernur Jawa Tengah diwakili Kepala Biro Perekonomian Indra Surya, Bupati Kendal Mirna Annisa, perwakilan Kementerian Perindustrian Doddy Rahadi, didampingi pimpinan perusahaan terkait. 

Informasi lebih lengkap silakan baca disini https://mediaindonesia.com/nusantara/225744/pt-mbg-investasikan-rp1-t-bangun-pabrik-fiber-optik-di-kendal

Jaminan asuransi yang disediakan oleh L&G insurance broker untuk proyek ini adalah Construction/Erection All Risks and Third Party Liability Insurance (EAR/CAR/TPL) yang berlaku sejak dimulainya proyek hingga proyek selesai atau setelah serah terima dari kontraktor kepada pemilik.

Peran broker asuransi pada asuransi proyek seperti sangat penting. Menurut statistik bahwa potensi terjadinya kecelakaan pada proyek konstruksi lebih tinggi dibandingkan dengan risiko lainnya. Mengurus klaim asuransi konstruksi itu rumit dan memerlukan keahlian teknis dan keahlian asuransi untuk mendapatkan solusi dan nilai klaim yang maksimal.

Untuk keselamatan proyek Anda, selalu gunakan jasa broker asuransi. Broker asuransi yang terbaik untuk resiko seperti ini adalah L&G Insurance Broker

Hubungi L&G sekarang juga!

HOTLINE L&G 24JAM: 0811-8507-773 (CALL – WHATSAPP CHAT – SMS)

website: lngrisk.co.id

Baca Juga :   Hal-hal yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Membeli Surety Bond dan Kontra Bank Garansi

E-mail: customer.support@lngrisk.co.id

 

Agen vs Broker Asuransi, Apa Perbedaannya?

Klik Untuk Menuliskan Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top