Broker Asuransi

15 Tahun L&G, Siap Berlari di Era Ekonomi Digital

Liga Asuransi – Sidang pembaca yang luar biasa, apa kabar? Kembali kita membahas tentang broker asuransi. Kali ini tentang profil dari salah satu perusahaan broker asuransi terkemuka di Indonesia L&G Insurance Broker.

Seperti yang sudah sering kami tulis bahwa peran broker asuransi kini semakin penting di dalam menciptakan keadilan di dalam transaksi asuransi. Transaksi yang menguntungkan bagi perusahaan asuransi sebagai penanggung dan bagi Anda sebagai tertanggung. Sehingga tercipta situasi win-win.

Anda pasti kecewa jika klaim asuransi anda tidak dibayar. Penolakan klaim bukan semata-mata karena pihak asuransi tidak ingin membayarnya akan tetapi bisa juga karena ada hal-hal yang terlihat sepele tapi sangat penting dan menentukan  yang ada di dalam polis asuransi Anda. Disinilah fungsi broker asuransi sebagai konsultan. Membantu Anda untuk menghindari adanya hal-hal sederhana yang dapat menghalangi Anda untuk mendapatkan klaim. Kemudian broker juga menambahkan hal-hal sederhana sehingga hal seharusnya tidak bisa diklaim menjadi dibayar oleh perusahaan asuransi.

Kembali ke judul di atas. PT Liberty and General Risks Services atau yang dikenal dengan sebutan L&G Insurance Broker pada tanggal 1 September 2021 ini berulang tahun ke 15. Selamat ulang tahun.

Menurut statistik, dari 100 perusahaan baru hanya sekitar 20% yang saja bisa bertahan dan bisa melewati tahun pertama. Dari 20% yang sukses melewati tahun pertama hanya sekitar 20% yang bisa berlanjut pada tahun-tahun berikutnya. L&G termasuk salah satu perusahaan yang mampu bertahan bahkan hingga mencapai  tahun ke 15 seperti saat ini, sebuah pencapaian yang luar biasa yang perlu disyukuri.

Bagaimana L&G mulai?

L&G memulai bisnisnya di dalam sebuah garasi di Jurangmangu Pondok Aren Tangsel pada tanggal 1 September 2006 silam. Tempat lahirnya mirip dengan tempat kelahiran Microsoft  perusahaan raksasa di bidang IT, yaitu di dalam garasi mobil di Albuquerque, New Mexico, Amerika Serikat 46 tahun lalu.

Tidak ada waktu dan tempat yang tepat untuk memulai sebuah bisnis, yang penting “mulai saja dulu” demikian nasehat dari para motivator. Dan ternyata itu betul adanya. Dalam kondisi keuangan minus dan mental yang sedang jatuh di titik terendah setelah menjadi korban dari “office politic” di perusahaan broker asuransi sebelumnya. Pada saat kondisi seperti itulah founder L&G harus memulai L&G.

Dengan peralatan seadanya L&G mulai bergerak menjajakan dirinya. Sebagai langkah awal L&G mendaftar menjadi agen di salah satu perusahaan asuransi.

Untuk mendapatkan nasabah L&G mencoba menghubungi sahabat-sahabat lama, dan dari sekian banyak yang dihubungi tapi tidak semuanya yang memberikan kesempatan. Tapi selalu ada peluang.

Dukungan awal datang dari rekan-rekan Ex Trakindo Utama. Wisnu Wardhana (Noe), Dremo Madya, Ahmad Yani, Hermanto Odang, Affar Gafar, Yogyo, Wifajar Saragih dan rekan-rekan lain yang tak dapat disebutkan satu-persatu. Mereka memberikan bisnis, referensi dan dukungan moral. Mereka adalah sahabat baik founder L&G ketika mengurus asuransi mereka ketika founder bekerja di IBS.

Dukungan yang tidak kalah besarnya datang dari rekan-rekan Hexindo Adiperkasa distributor alat berat Hitachi di Indonesia. Ada pak Siswantoro, mba Maryati (Apong) dan rekan-rekan yang lain yang memberikan kepercayaan untuk menjamin puluhan alat berat. Founder L&G sudah mengenal Hexindo sebelum perusahaan itu dilahirkan karena salah satu foundernya Hexindo  Iryadi Arifin, sepupu founder L&G.

Secara perlahan L&G terus bertumbuh dan sejalan dengan itu team kerja dan perlengkapan ditambah. 6 bulan kemudian L&G sudah bisa mandiri secara finansial. Kondisi ini memberikan  harapan untuk segera merubah status dari agent menjadi broker asuransi. Perlu diketahui bahwa 15 tahun lalu persyaratan untuk mendirikan perusahaan broker asuransi terbilang masih sederhana, tidak perlu modal disetor, tidak perlu tenaga ahli bersertifikat cukup dengan menyerahkan polis asuransi professional indemnity saja dan selain persyaratan legalitas lainnya.

Bagaimana L&G bisa bertahan dari krisis ekonomi 2008?

Dua tahun kemudian tepatnya pada tahun 2008 L&G terpaksa melupakan dulu cita-citanya untuk merubah status menjadi broker asuransi. Krisis ekonomi 2008 yang melanda seluruh dunia termasuk di Indonesia menyebabkan hampir seluruh bisnis L&G berantakan. L&G mengalami “krisis” keuangan. Padahal saat itu L&G sudah berani pindah dari garasi sebuah gedung di kawasan Bintaro Sektor 3.

Pada kondisi kondisi seperti ini bagi yang berusaha dan meminta tolong kepada Allah selalu ada jalan keluar. Syukur ada sahabat baik dari founder yang menjadi direktur di sebuah perusahaan broker asuransi waktu itu, bro  Freddy Pieloor yang dengan murah hati mau memberikan pinjaman modal. Lumayan cukup untuk bertahan hingga beberapa bulan.

Tapi ketika hutangnya sudah jatuh tempo dan harus dibayar kondisi bisnis L&G masih belum membaik, sementara beo Freddy sudah membutuhkannya untuk peluncuran buku perdananya “Jangan Beli Unit Link”. Oleh karena itu dana tersebut harus dikembalikan. Untuk menutupinya L&G kembali berhutang, kali ini untung ada sahabat ex Trakindo yang berbaik hati Ahmad Yani yang waktu menjadi direktur di salah satu perusahaan distributor gas.

 

Yes we are OJK Licensed!

Memasuki tahun 2000 L&G sudah kembali ke jalur cepat. Segmen pasar yang ditekuni seperti industri alat berat, tambang, pembiayaan, logistik, konstruksi dan lain-lain mulai tumbuh. Selanjutnya bisnis melebar ke sektor lain seperti perkapalan, energi, oil dan gas dan konstruksi.

Untuk memenuhi kebutuhan ruang kerja, dalam jangka 4 tahun L&G sempat berpindah 3 kali. Staff pun terus bertambah, dari sebelumnya hanya menempati satu lantai di sebuah ruko hingga menempati satu ruko dengan 3 lantai penuh diisi oleh 20 orang staff.

Kini saatnya untuk mewujudkan cita-menjadi broker asuransi. Sebagai agen asuransi, harus diakui  bahwa terlalu banyak keterbatasannya. Tidak mempunyai banyak pilihan untuk mendapatkan back up atau dukungan asuransi yang terbaik, perasaan inferior ketika berhadapan dengan klien serta adanya tekanan dari industri broker asuransi yang selalu mendengungkan hanya broker yang mempunyai kebebasan memilih perusahaan asuransi.

Setelah berhasil mengumpulkan sejumlah uang untuk kewajiban modal disetor untuk pendirian perusahaan broker, pada akhir tahun 2011 L&G mengajukan permohonan menjadi broker di Departemen Keuangan RI. Permohonannya diterima dan disetujui dan sejak itu L&G resmi menjadi perusahaan broker asuransi. Alhamdulillah.

New Kid on the Block

Baca Juga :   Beberapa Hal yang Agen dan Broker Ingin Orang Tahu Tentang Asuransi

Ketika L&G masuk ke industri broker asuransi persaingan sudah begitu ketat. Dengan jumlah perusahaan broker asuransi yang sedemikian banyak dan pasar yang tidak bertumbuh membuat persaingan menjadi berat. Masing-masing broker berusaha menguasai segmen pasar tertentu. Mereka berusaha keras untuk mempertahankan pasarnya dengan berbagai macam strategi mulai dari perang harga, perang psikologis, blocking market dan lain-lain.

Akibatnya perusahaan kecil dan baru seperti L&G terpaksa mencari pasar yang tersembunyi “niche market”.  Akhirnya L&G menemukan marketinya di sektor Energy, Mining, Engineering, Construction, Procurement, Logistic, Marines, Oil and Gas.

Di sektor energy dan power L&G mempunyai klien perusahaan pembangkit listrik hampir di seluruh wilayah Indonesia mulai Langsa Aceh hingga di Manokwari Papua. Ratusan pembangkit listrik dengan total kapasitas lebih dari 1000 Megawatt.

Untuk sektor pembangkit listrik ini L&G telah sukses menyelesaikan klaim lebih dari 100 kasus klaim dengan nilai sekitar Rp. 50 milyar.

Di sektor mining L&G mempunyai klien di beberapa perusahaan besar yang bergerak di bidang pertambangan terutama batubara. Beberapa perusahaan tambang besar yang mengoperasikan ratusan bahkan ribuan alat berat.

Untuk sektor pertambangan dan alat berat L&G telah sukses menyelesaikan puluhan kasus klaim dengan nilai sekitar Rp. 25 milyar.

Di sektor Oil and Gas L&G terus berkembang dan telah menyediakan jaminan dan asuransi untuk proyek-proyek Engineering Procurement and Construction (EPC) mulai dari tender hingga penyelesaian baik pekerjaan onshore maupun offshore. Ratusan proyek sudah di backup oleh L&G. Salah satu kepercayaan yang terbesar yang pernah didapatkan L&G adalah jaminan Protection and Indemnity (P&I) senilai USD 200 juta atau sekitar Rp. 2,8 triliun untuk sebuah proyek offshore.

Di sektor marines, L&G juga mempunyai banyak klien-klien perusahaan pemilik kapal (shipowner) yang telah mengasuransikan ratusan kapal dari berbagai jenis seperti cargo vessel, tug and barge, survey, shipbuilders, port authorities dan lain-lain.

Untuk sektor marine khususnya marine hull L&G telah sukses menyelesaikan puluhan kasus klaim dengan nilai sekitar Rp. 20 milyar.

Untuk sektor logistic dan cargo,kini semakin dikenal sebagai penyedia asuransi pengangkutan barang. Hampir setiap hari ada permintaan baru datang dari berbagai wilayah Indonesia. Selain itu L&G juga mempunyai banyak klien yang melakukan pengiriman rutin dan mempunyai program khusus Marine Open Policy (MOP).

Untuk sektor marine cargo ini L&G sudah sukses menyelesaikan ratusan kasus klaim dengan nilai sekitar 25 milyar.

  We are smart

Pada tahun 2019 L&G sudah berada di jalur yang tepat untuk menuju tempat yang lebih terhormat di kancah industri broker asuransi Indonesia. Tapi apa daya, wabah COVID-19 tiba-tiba membuyarkan cita-cita L&G. Rencana kerja, team dan peralatan yang sudah disiapkan dengan baik tak berdaya. Hampir seluruh bisnis berhenti, hanya beberapa yang masih bertahan, akibatnya pada 12 bulan pertama setelah wabah COVID-19 bisnis L&G turun, fokus L&G hanyalah bagaimana bisa bertahan.

Masa-masa sepi kegiatan berkunjung ke ketemu klien digunakan untuk membangun infrastruktur digital mulai dari meningkatkan kualitas website, menulis contents berkualitas, membangun channel, social media mengembangkan Ligasys, BIRU dan lain-lain, kini hasilnya sudah mulai kelihatan.

Kita tulisan ini dibuat L&G baru saja menerima buku dari OJK “Cetak Biru Pengembangan Sumber Daya Manusia Sektor Jasa Keuangan 2021-2025”

Buku ini berisi program-program OJK dalam rangka mengejar ketertinggalan Indonesia di dalam penguasaan teknologi informasi di bidang keuangan termasuk Fintech dan Insuretech.

L&G menyambut dengan penuh antusias program ini karena inilah kesempatan emas bagi L&G untuk mengejar ketertinggalannya dengan memanfaatkan teknologi digital yang sekarang berkembang pesat.

Sejak 3 tahun lalu L&G sudah mendeklarasikan dirinya sebagai “A Smart Insurance Broker”. L&G secara serius telah membangun ekosistem digitalnya. Pertama dengan membangun Insurance Broking System yang dikenal dengan nama LIGASYS. System ini sudah berjalan dengan baik dan masih terus dikembangkan.

L&G juga sudah mengembangkan Digital Marketing dan sudah cukup berhasil. Sekitar 30% dari klien yang ada saat ini adalah hasil dari strategi tersebut. Strategi ini masih terus dikembangkan dengan cara membuat berbagai contents, media, platforms dan pengembangan links. L&G kini mempunyai divisi khusus Digital Marketing. Salah satu strateginya adalah dengan bekerja sama dengan media ini ligaasuransi.com.

Selain itu team L&G juga bekerjasama dengan perusahaan Start Up Centre di bawah pimpinan bapak Muhaimin Iqbal salah seorang tokoh senior asuransi yang kini bergerak di bidang teknologi informasi. Start up centre adalah salah satu perusahaan startup terkemuka di Indonesia yang telah sukses membangun beberapa program dan aplikasi kelas dunia. Hasil kerjasama tersebut bernama BIRU (Berbagi Resiko Universal). Berbasis teknologi Blockchain dengan mengutamakan konsep Parametric Insurance dan syariah.

L&G berterima kasih kepada seluruh sahabat, rekan-rekan perusahaan asuransi, broker asuransi, loss adjuster, banks, dan OJK. Tentunya kepada dewan Komisaris dan seluruh karyawan L&G yang telah memberikan dedikasi dan dukungan tanpa henti. Mari kita sambut masa depan gemilang di era ekonomi digital.

Untuk informasi lebih lengkap tentang L&G bisa dilihat disini.

Selamat ulang tahun yang ke 15 untuk L&G semoga semakin sukses! Aamiin

Klik Untuk Menuliskan Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top