Ulas Berita

7 Berita Kecelakaan Fatal Minggu ke-2 Oktober 2020

top Accident

1. Ada Kecelakaan Beruntun, Tol Layang Cikampek Ditutup

CNN Indonesia, Minggu, 11 Oktober 2020 | 20:45 WIB

Sidang pembaca yang luar biasa. Pada minggu kedua di bulan Oktober ini, Kembali kami sajikan beberapa berita kecelakaan pilihan yang terjadi selama sepekan kemarin. Insiden huru-hara dan kecelakaan yang merenggut nyawa menjadi sorotan pekan ini. Oleh karena itu Kami senantiasa berharap dengan adanya laporan ini mengingatkan agar kita selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan setiap saat.

Jakarta, CNN Indonesia – Kecelakaan beruntun terjadi di jalan Tol Layang (elevated) Jakarta-Cikampek km 22 arah Jakarta. Kejadian itu mengakibatkan jalan tol layang ditutup sementara.

Marketing and Communication Department Head PT Jasa Marga (Persero) Faiza Riani mengatakan kecelakaan terjadi Minggu (11/10) pukul 18.30 WIB dan melibatkan lima kendaraan.

“Hingga saat ini kami masih menunggu kronologis dari patroli jalan raya (PJR) di lapangan,” ujarnya kepada CNNIndonesia.com.

Faiza menuturkan penutupan jalur layang ke arah Jakarta dilakukan sementara untuk melakukan evakuasi. Hingga saat ini ia belum dapat memastikan proses evakuasi selesai dilakukan. 

Sementara Kanit PJR Cikampek Korlantas Polri Iptu Budi Hernawan menjelaskan kecelakaan terjadi di KM 22 tol layang.

Lima kendaraan yang terlibat kecelakaan, Toyota Camry, Mitsubishi Expander, Toyota Avanza, Toyota Innova, Honda HRV.

Kata Budi, tak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Budi hanya menjelaskan sedikit penyebab kecelakaan.

“Kendaraan pertama datang dari Cikampek arah Jakarta, menurut pengakuan pengemudi ada kendaraan di depannya mengurangi kecepatan secara tiba-tiba,” katanya.

  • Asuransi Jiwa
  • Asuransi Properti
  • Asuransi Kendaraan Bermotor
  • Asuransi kecelakaan
  • Asuransi Kesehatan
  • Lain-lain

 

2. Pabrik Kayu di Depok Terbakar, 3 Mobil Pemadam Kebakaran Dikerahkan

Kompas.com, 10 Oktober 2020 | 20:58 WIB

DEPOK, KOMPAS.com – Sebuah pabrik kayu di depan Giant BBM Jalan Tole Iskandar, Abadijaya, Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat terbakar pada Minggu (11/10/2020) malam sekitar pukul 18.45 WIB. Api terlihat berkobar besar dari pinggir Jalan Tole Iskandar. Kepala Bidang (Kabid) Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok, Denny Romulo Hutauruk, mengatakan petugas masih berusaha memadamkan api.

Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran telah dikerahkan untuk memadamkan api. “Nanti datang lagi (mobil pemadam kebakaran),” ujar Denny saat dikonfirmasi, Minggu (11/10/2020) malam. Mobil pemadam kebakaran dikerahkan dari Pos Merdeka dan Markas Komando Kota Kembang Grand Depok City.

Tinjauan Manajemen Resiko dan Asuransi

  • Asuransi Jiwa
  • Asuransi Properti
  • Asuransi Kendaraan Bermotor
  • Asuransi kecelakaan
  • Asuransi Kesehatan
  • Lain-lain

 

3. Kecelakaan Mobil Bak Pengangkut Gas Elpiji di Tol JORR, Lalin Tersendat

Jakarta – Kecelakaan mobil bak pengangkut elpiji terbalik di Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) arah Pondok Indah, Jakarta Selatan. Kecelakaan tersebut mengakibatkan lalu lintas di sekitar lokasi tersendat.

“Diinformasikan di ruas tol Hutama Karya, di sekitar Pondok Indah memang informasi ada penanganan kecelakaan. Namun untuk kecelakaannya kendaraan apa kami belum dapat informasi lebih lanjut,” kata petugas call center Jasa Marga, Pinky, saat dihubungi, Selasa (13/10/2020).

Namun, petugas tidak mendapatkan informasi lebih lanjut terkait detail lokasi kecelakaan karena ruas tol tersebut dikelola swasta. Namun, Pinky menyebut saat ini kendaraan yang terlibat kecelakaan dalam proses evakuasi.

“Saat ini masih dalam penanganan petugas,” katanya.

Akibat kecelakaan itu, terjadi kepadatan lalu lintas menjelang titik kecelakaan. Ia menuturkan kepadatan tersebut terjadi menjelang tempat kejadian sepanjang 2-3 km ke arah Pondok Indah.

“Kepadatan terjadi di sekitar Veteran hingga Pondok Indah. Selanjutnya kondisi masih terpantau ramai lancar, informasinya sekitar 2-3 km, posisi di Tol Hutama Karya,” katanya.

Terkait kecelakaan ini juga diinformasikan akun Twitter resmi TMC Polda Metro Jaya. TMC Polda Metro Jaya menuturkan kecelakaan tersebut melibatkan mobil bak pengangkut elpiji yang terbalik di Jalan Tol JORR. Berdasarkan video yang diunggah, tampak elpiji dari mobil tersebut tumpah ke jalan.

“09.03 Terjadi kecelakaan mobil bak pengangkut gas elpiji terbalik di Tol JORR depan Citos arah Kamp Rambutan, dihimbau bagi pengendara untuk berhati-hati dan menjaga jarak antar kendaraan. @dhiitatituteto,” tulis TMC Polda Metro Jaya.

Tinjauan Manajemen Resiko dan Asuransi

  • Asuransi Jiwa
  • Asuransi Properti
  • Asuransi Kendaraan Bermotor
  • Asuransi kecelakaan
  • Asuransi Kesehatan
  • Asuransi Marine Cargo
  • Lain-lain

4. LAGI! Mobil Hancur Tabrakan di Tol Pekanbaru-Dumai

Fixpekanbaru.com A Rizal- 11 Oktober 2020, 14:46 WIB

FixPekanBaru.com – Sebuah kecelakaan terjadi di ruas jalan tol Pekanbaru-Dumai (Permai), tepatnya kilometer 75 sekitar pukul 10.00 WIB, Minggu 11 Oktober 2020.

“Ya, tadi terjadi kecelakaan, kami juga sudah mendapatkan laporannya. Sekarang sedang dilakukan investigasi oleh tim kami dan kepolisian. Kecelakaan di kilometer 75, dari arah Pekanbaru menuju Dumai,” jelas Branch Manager tol Permai, Indrayana.

Indrayana mengatakan, pihaknya masih mencari informasi mengenai kronologis kejadian. Dia belum tahu bagaimana kondisi korban yang diketahui bernama Tedi Prayoga, warga Dumai.

“Informasinya nabrak dari belakang, melibatkan dua mobil saja. Saya tak mau berandai-andai bagaimana kecelakaan terjadi, tapi kemungkinan yang nabrak lagi ngantuk, atau dengan kecepatan tinggi. Kita tunggu hasil investigasinya bagaimana kecelakaan ini terjadi,” kata Indrayana.

Untuk diketahui, sebelumnya juga terjadi kecelakaan tunggal tiga hari setelah jalan Tol Permai dioperasikan. Kecelakaan tersebut terjadi di kilometer 58. Mobil Pajero putih mengalami pecah ban dan menabrak pembatas tol.

Tinjauan Manajemen Resiko dan Asuransi

  • Asuransi Kendaraan Bermotor
  • Asuransi kecelakaan
  • Asuransi properti
  • Asuransi Kesehatan
  • Lain-lain

 

5. Kecelakaan di Lampung Barat, Bus Rombongan Pengantin Asal Kotabumi Masuk Jurang

Lampung77.com – Bus yang mengangkut rombongan pengantin asal Kotabumi, Lampung Utara, mengalami kecelakaan dan masuk ke jurang sedalam 25 meter di Lampung Barat.

Kecelakaan bus tersebut terjadi di ruas jalan Liwa-Suoh, tepatnya di tanjakan Pampangan, Pekon Tebaliokh, Kecamatan Batubrak, Senin (12/10/2020) sekitar pukul 04:00 WIB.

Saat kejadian bus yang membawa rombongan pengantin tersebut hendak menuju Kecamatan Suoh, Lampung Barat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, sejumlah penumpang bus mengalami luka-luka. Empat orang di antaranya harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Alimudin Umar (RSUDAU).

Selain itu, dua orang dikabarkan dirujuk ke Rumah Sakit umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Bandar Lampung karena mengalami luka berat. Keduanya yaitu kernet bus dan satu penumpang. Sementara sopir dikabarkan menghilang.

Informasi yang diperoleh, kecelakaan tersebut sementara diduga akibat Out Of Control atau kehilangan kendali dan rem kendaraan itu tidak berfungsi dengan baik. Bus berangkat dari Kotabumi sekitar pukul 10:00 WIB. Saat memasuki jalur Liwa-Suoh antara pukul 03.00-03.30 WIB di jalan menurun, bus kehilangan kendali akibat rem tidak berfungsi dengan baik dan masuk ke jurang sedalam 25 meter.

Dari hasil pendataan, bus tersebut mengangkut sebanyak 34 penumpang termasuk sopir, kernet, dan pengantin. Saat ini 23 pasien yang mengalami luka ringan dirawat di UPT Puskesmas Batubrak, dan 6 pasien dibawa di RSUD Alimudin Umar karena mengalami sejumlah luka berat. Sementara satu orang pengantin beserta empat penumpang yang sehat tidak mengalami luka dan meneruskan perjalanan ke suoh untuk melangsungkan pernikahan.

Kasat Lantas Polres Lampung Barat AKP Bambang Dwi Setyawan mendampingi Kapolres AKBP Rachmat Tri Haryadi melalui Kanit Lakalantas Bripka Hendra Dermawan mengatakan saat ini petugas kepolisian masih melakukan identifikasi di lapangan termasuk mendata penumpang dan menghimpun kronologis kejadian.

“Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Namun, untuk kronologis dan lainnya saat ini personel kita masih mendata identitas para penumpang, termasuk identifikasi ke TKP,” kata Hendra, seperti dilansir sinarlampung.co, Senin (12/10/2020).

Sementara itu, Kepala UPT Puskesmas Batubrak, Nezwan, S.K.M, mengatakan dalam proses evakuasi sebelumnya pihaknya menerjunkan empat mobil ambulans yang terdiri dari tiga ambulans Puskesmas dan 1 mobil ambulans Hebat. “Enam orang kita rujuk ke RSUDAU karena mengalami luka berat, dan 21 orang lainnya kita tangani disini,” kata Nezwan.

Terkait penanganan di RSUDAU, dr. Aziz H, mengatakan dua orang yang merupakan kernet dan penumpang mengalami luka parah dan akan dirujuk ke RSUDAM. “Satu pasien yang merupakan kernet atas nama Ardo mengalami luka patah kaki, dan satu penumpang atas nama Andre tak sadarkan diri, sehingga keduanya akan dirujuk ke RSUDAM,” jelasnya.

Sementara itu, informasi lain menyebutkan sopir bus dikabarkan kabur saat tiba di RSUDAU usai mengantarkan enam penumpang yang dirujuk.

Tinjauan Manajemen Resiko dan Asuransi

  • Asuransi Jiwa
  • Asuransi Properti
  • Asuransi Kendaraan Bermotor
  • Asuransi kecelakaan
  • Asuransi Kesehatan
  • Lain-lain

 

Baca Juga :   7 Berita Asuransi Pilihan Minggu ke-2 July 2020

6. Delapan Halte Transjakarta Dibakar, Rp 45 M Lenyap Dalam Sehari

CNBC Indonesia, 9 Oktober 2020 | 10:00 WIB

Jakarta, CNBC Indonesia – Aksi menolak UU Cipta Lapangan Kerja (Ciptaker) di Jakarta berujung pada kerusuhan pada Kamis (8/10/2020), membuat banyak kerusakan fasilitas publik. Sebanyak delapan halte Transjakarta dibakar dan kerugian ditaksir mencapai Rp 45 miliar. 

PT Transportasi Jakarta melaporkan belasan halte Transjakarta yang tersebar di sejumlah wilayah ibu kota dirusak massa dalam aksi tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Demikian disampaikan Nadia Diposanjoyo selaku Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transportasi Jakarta dalam rilis yang diterima CNBC Indonesia, Kamis (8/10/2020) malam.

“Adanya aksi massa yang dimulai sejak siang tadi berdampak pada pengrusakan disertai pembakaran fasilitas dan sarana prasarana yang digunakan dan dibanggakan warga DKI.  Hingga pukul 20.30 WIB baru diketahui sebanyak 18 (delapan belas) halte Transjakarta rusak oleh oknum tidak bertanggung jawab, 

Menurut dia, aksi unjuk rasa ini berujung pada pembakaran dan penjarahan halte-halte Transjakarta di sepanjang yakni:

  1. Bundaran HI (Kor 1)
  2. Sarinah (Kor 1)
  3. Tosari Baru (Kor 1)
  4. Tosari Lama (Kor 1)
  5. Karet Sudirman (Kor 1)
  6. Sentral Senen (Kor 5)
  7. Senen arah P Gadung (Kor 2)
  8. Senen arah HCB (Kor 2)

“Api sendiri mulai terlihat sekitar pukul 17.07 WIB. Sebelum api mulai berkobar, seluruh layanan Transjakarta sudah berhenti dioperasikan sejak pukul 16.30. Semua petugas dan pelanggan kami yang berada di lokasi juga sudah berhasil dievakuasi dengan selamat dan tidak ada korban jiwa,” kata Nadia.

Selain membakar, massa juga merusak halte serta fasilitas di beberapa halte Transjakarta lainnya.

Adapun halte yang dirusak ialah:

  1. HCB (Kor 1)
  2. BI (Kor 1)
  3. Gambir 1 (Kor 2)
  4. Sumber Waras (Kor 3)
  5. Grogol 1 (Kor 3)
  6. Dukuh Atas 1 (Kor 1)
  7. Petojo (Kor 8)
  8. Benhil (Kor 1)
  9. Rs Tarakan (Kor 8) 
  10. Kwitang (Kor 3)

Nadia bilang estimasi kerugian yang dialami Transjakarta sejauh ini mencapai Rp 45 miliar.

“Kami belum mengetahui total kerugian yang dialami dengan adanya perusakan ini, tidak hanya warga yang akan kesulitan melakukan transit, karena pembangunan kembali membutuhkan waktu pada halte modern ini,” ujarnya.

Nadia bilang estimasi kerugian yang dialami Transjakarta sejauh ini mencapai Rp 45 miliar.

“Kami belum mengetahui total kerugian yang dialami dengan adanya perusakan ini, tidak hanya warga yang akan kesulitan melakukan transit, karena pembangunan kembali membutuhkan waktu pada halte modern ini,” ujarnya.

“Transjakarta sangat menyayangkan dan mengecam keras aksi halte halte dan fasilitas warga, utamanya Bundaran HI ini. Sebab, Halte Bundaran HI merupakan salah satu fasilitas yang dinimakti seluruh warga Indonesia yang seharusnya dijaga bersama-sama,” lanjut Nadia.

Untuk diketahui, halte Bundaran HI sendiri baru saja diresmikan pada 25 Maret 2019, dan menjadi halte modern terintegrasi dengan Stasiun MRT.

Lebih lanjut, Nadia bilang Transjakarta saat ini masih menghitung kerugian pasti yang ditimbulkan oleh aksi anarkis yang merugikan warga DKI dalam kenyamanan menggunakan fasilitas Transjakarta. Selanjutnya untuk layanan operasional esok hari Transjakarta masih menunggu perkembangan situasi dan kondisi di lapangan.

Sementara itu, layanan operasional MRT pada Kamis (8/10/20) harus berakhir pada pukul 19.00 WIB. Itu pun kereta hanya melayani perjalanan Stasiun Lebak Bulus sampai dengan Stasiun Blok M BCA.

“Terdapat kerusakan di beberapa fasilitas pendukung, namun petugas keamanan tetap bersiaga menjaga sarana dan prasarana MRT Jakarta,” ujar Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta Muhammad Kamaluddin.

Pihaknya mengaku masih melakukan pencatatan kerusakan Fasilitas Pendukung di stasiun MRT Jakarta. Angka kerugian akibat kerusakan tersebut juga belum dijelaskan.

“Data awal kerusakan diantaranya yaitu kerusakan pada Pintu Entrance MRT Bundaran HI dan Pintu Entrance MRT Setiabudi Astra, kaca pecah pada Entrance tersebut, dan tangga penumpang yang tertimpa kaca Entrance yang pecah,” ucapnya.

Selain itu, kerusuhan juga berdampak pada kegiatan konstruksi. Beberapa peralatan konstruksi MRT Fase 2 terbakar di antaranya 2 perangkat mini excavator milik kontraktor CP201 dan pagar proyek yang dirusak.

“Seluruh pekerja tidak terluka, sebanyak 67 personil kontraktor yang berada di Monas sudah dievakuasi dari Monas dengan selamat. PT MRT Jakarta (Perseroda) melakukan evaluasi secara menyeluruh atas terdampaknya fasilitas MRT Jakarta,” ucapnya.

Tinjauan Manajemen Resiko dan Asuransi

  • Asuransi Huru Hara
  • Asuransi Properti
  • Asuransi kecelakaan
  • Asuransi Kesehatan
  • Lain-lain

 

7. Beraksi Selama Pandemi, Komplotan Ini Jarah 11 Minimarket di DKI-Jabar

DetikNews, Rabu, 16 Sep 2020 | 18:56 WI

 

Jakarta – Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap komplotan perampok minimarket yang beraksi lintas provinsi. Selama pandemi COVID-19, komplotan ini sudah 11 kali melakukan aksinya.

“Kali ini kita mengamankan empat tersangka spesialis pencuri (di) minimarket lintas provinsi. Pengakuannya baru empat kali dan tertangkap, kami masih dalami,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (16/9/2020).

Yusri merinci para tersangka melakukan empat kali perampokan di Jakarta dan tujuh kali di Jawa Barat.

“Total 11 minimarket (yang dibobol para tersangka) selama pandemi,” imbuhnya,

Keempat tersangka adalah Rotua Nasution (36), Palit Muda Harahap (49), Mikrat Dalimunthe (21), dan Jefry Fernandi Harahap (25). Para tersangka membagi-bagi peran masing-masing dalam pembobolan minimarket tersebut.

“Tersangka RN (Rotua Nasution) ini menjadi kaptennya yang mengatur semuanya, kemudian mengecek semuanya setelah itu memimpin, kedua PMH (Palit Muda Harahap) ini perannya yang mengawasi dan membantu,” jelas Yusri.

Tersangka Jefry berperan sebagai pengawas di dalam minimarket, sedangkan tersangka Mikrat Dalimunthe berperan sebagai sopir sekaligus yang mengawasi situasi di luar minimarket. Para tersangka ditangkap tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya di bawah pimpinan Kompol Handik Zusen, AKP Rulian Syauri, dan AKP Tommy Haryono di Bogor dan Bekasi pada 9 September 2020.

Dalam aksinya ini, komplotan mempersenjatai diri dengan senjata api. Para pelaku tidak segan-segan melukai korban dengan senjata api jika mendapatkan perlawanan.

“Modusnya dia berpura-pura sebagai pembeli. Saat sepi itulah mereka mulai beraksi. Caranya dengan menodongkan senpi dan sajam dan memaksa kasir ke ruang brankas dan mengambil,” tuturnya.

Di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, para tersangka sudah melakukan empat kali perampokan. Di antaranya di Alfamart di Cibitung, Kabupaten Bekasi, dan di Tambun, Bekasi pada 25 Agustus 2020.

“Itu yang dia akui. Kita masih dalami karena ini khusus untuk minimarket, 7 di luar Jakarta kita masih koordinasi dengan Polda Jabar dan Polres di kabupaten setempat, apakah kemungkinan ada lagi tempat lain,” imbuhnya.

Dari para tersangka, polisi menyita 3 unit mobil, 2 bilah senjata tajam, dan sepucuk airsoft gun. Para tersangka dijerat dengan Pasal 35 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.

Tinjauan Manajemen Resiko dan Asuransi

  • Asuransi Pencurian
  • Asuransi Huru Hara
  • Asuransi Properti
  • Lain-lain

Semoga 7 Berita Kecelakaan Fatal Pilihan ini dapat menjadi pembelajaran bagi anda untuk selalu waspada dengan kejadian tak terduga yang dapat menimpa anda sewaktu-waktu Jika anda tertarik dengan isinya mohon dibagikan kepada rekan-rekan Anda agar mereka juga paham seperti Anda.

Berita ini disajikan oleh L&G Insurance brokers. A smart insurance broker.

Klik Untuk Menuliskan Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top