Ulas Berita

Berita Kecelakaan Fatal Minggu ke-2 November 2020

top Accident

Berita Kecelakaan Fatal Minggu ke-2 November 2020

Sidang pembaca yang luar biasa. Jumpa lagi kita  di 7 Berita Kecelakaan Fatal Pilihan edisi minggu ke 2 November 2020. Banyak peristiwa naas yang terjadi di pekan ini.Kecelakaan lalu lintas bus yang  melukai 13 orang di Tasik menjadi sorotan.

Tak lupa kami ingatkan khususnya bagi Anda untuk selalu berhati-hati baik dalam berkendara, juga dalam melakukan aktivitas sehari-hari karena segala jenis risiko yang dapat merugikan finansial hingga nyawa Anda dapat terjadi kapan saja.

 

  1. Bus Pembawa Rombongan Peziarah Kecelakaan di Tasik, 13 Orang Luka

DetikNews, Selasa, 10 Nov 2020 11:56 WIB

Tasikmalaya – Sebuah bus yang membawa rombongan peziarah asal Dusun Sukahurip, Desa Cijeruk, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, mengalami kecelakaan tunggal di Tasikmalaya, Selasa (10/11/2020) pagi. Bus masuk jurang sedalam belasan meter di tikungan Jalan Raya Pamijahan, tepatnya di Lebakceuri Kampung/Desa Pamijahan Kecamatan Bantarkalong.

“Benar ada kecelakaan bus di Jalan Pamijahan. Kami sedang ke lokasi,” ucap Iptu Engkos Kosasih, Kasat Lantas Polres Tasikmalaya saat dihubungi.

Bus yang terlibat kecelakaan diidentifikasi merupakan bus Sari Arum dengan nomor polisi D 7669 AL. Bus yang dikemudikan Pebri Susanto mengangkut 64 orang peziarah pengajian ATTHOHIRIN. Bus baru saja pulang ziarah di kawasan wisata religi Pamijahan.

Meski badan bus terjungkal, beruntung tidak satupun korban jiwa. Namun, 13 orang alami luka luka, 10 diantaranya alami patah tulang.

“Tidak ada korban jiwa. 10 orang alami patah tulang dan luka. Dibawa ke Puskesmas Bantarkalong,” ucap Engkos.

“Bus yang dikemudikan oleh saudara Pebri Susanto tersebut tidak bisa dikendalikan saat melewati tikungan di Lebakceuri tepatnya di Jalan Raya Pamijahan sehingga masuk terperosok ke tebing pinggir jalan,” Kata Kosasih.

Penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan serta pendalaman petugas Kepolisian. “Apakah ada human error atau kelalaian dari sang pengemudi atau kesalahan teknis pada kendaraan Bus tersebut kita masih dalami,”Kata Engkos.

Petugas memintai keterangan korban serta sopir. Sementara korban selamat dievakuasi menggunakan kendaraan lain.

“Pengemudi kita mintai keterangan termasuk saksi-saksi di TKP. Untuk data si pengemudi sendiri berasal dari Kecamatan Indihiang Kota Tasikmalaya. Korban selamat dievakuasi,” ujar Engkos.

Tinjauan Manajemen Resiko dan Asuransi

  • Asuransi property
  • Asuransi Kesehatan
  • Asuransi kecelakaan diri
  • Asuransi Kendaraan bermotor
  • Lain-lain

 

  1. Berita Lengkap Kecelakaan Maut di Simpang Hanoman Semarang, Tubuh Pemotor Terlindas Truk Gandeng

Tribunnews Jateng, Selasa, 10 November 2020 11:40

Kecelakaan maut terjadi di Simpang Hanoman, Semarang, Senin (9/11/2020) sekira pukul 09.30 WIB.

Seorang wanita meninggal seketika setelah kecelakaan jatuh terlindas truk gandeng.

Dia mengendarai motor Scoopy berpelat nomor H 5326 AN Menurut Kasat Lantas Polrestabes Semarang Kompol Sigit, korban bernama Inayah (46) warga Kampung Palir Sejahtera, Podorejo, Ngaliyan, Kota Semarang.

Adapun sopir truk gandeng berpelat nomor N8533UO adalah Sudjono (67), warga Jogoyudan, Lumajang, Jawa Timur. Korban mengendarai motor seorang diri melaju dari barat ke timur.Setiba di lokasi kejadian, tepatnya di proyek turunan Simpang Hanoman korban diketahui terjatuh.

“Korban mengalami luka parah di bagian tubuhnya yang terus mengucurkan darah,” ungkap saksi mata yang ikut mengevakuasi korban, Agus Setiawan (24). Adapun motor korban rusak di bagian belakang. Slebor ban belakangnya terlepas.

“Jenazah korban langsung dibawa ke RSUP Kariadi Semarang,” tuturnya.

Semula beberapa orang menduga kecelakaan tunggal, ternyata melibatkan dua kendaraan masing-masing truk gandeng dan motor Scoopy.

“Tadi kecelakaan antara truk gandeng dengan motor Scoopy. Tadi truknya mau kabur namun ketangkep di Halte BRT Kalibanteng,” imbuh Agus.

Dia menjelaskan, kecelakaan tersebut tepat terjadi di depan matanya. Ketika kejadian, ia sedang bekerja di proyek turunan Simpang Hanoman. Agus kaget mendengar suara benturan keras. Ketika melihat ke asal suara, tampak seorang ibu sudah terlentang di jalan.

“Truk gandeng hendak kabur saya teriaki keras tetapi truk tetap melaju,” ungkapnya. Dia mengaku sempat kebingungan melihat kejadian itu. Hendak mengejar truk tak ada sepeda motor.

“Beruntung ada petugas kepolisian yang stand by di dekat lokasi sehingga ketika saya teriak mereka segera mengejar truk tersebut,” paparnya. Dia bersama seorang temannya lantas hendak menolong korban. Ketika itu tangan korban masih bergerak. Tak berselang lama korban akhirnya meninggal dunia. “Korban tergilas truk di bagian tubuh tersebut. Kami mau menolong tidak bisa akhirnya kami memilih menutup luka korban,” katanya.

Saksi lain, Rubani (52) menjelaskan, kronologi kecelakaan tersebut bermula saat truk dengan motor melaju searah dari barat ke timur. Truk dan motor sama-sama melaju agak kencang lantaran nyala traffic light hijau. Posisi motor korban ketika kejadian di lajur kiri atau di sebelah utara truk yang mepet dengan rambu-rambu proyek berupa water barrier. Diduga korban hendak menyalip truk dari sisi kiri namun tersenggol oleh bak belakang truk gandeng sehingga terjatuh. Saat terjatuh itulah tubuhnya terlindas ban truk. Motor terseret truk hingga terpental ke arah utara membentur water barrier.

Kasat Lantas Kompol Sigit menjelaskan kecelakaan melibatkan Scoopy bernopol H 5326 ANW dengan truk gandeng bernopol N 8533 UO. “Ya tadi kecelakaan menewaskan satu orang pengendara sepeda motor,” ujarnya saat dihubungi Tribunjateng.com. Dia mengungkapkan, penyebab kecelakaan yang terjadi di Simpang Hanoman lantaran motor Scoopy kurang waspada di samping kanan saat pindah jalur dari kiri ke kanan. Ketika pindah lajur tersebut, pengendara Scoopy tidak menyadari di sisi kanannya melaju truk gandeng.

“Motor Scoopy saat pindah lajur tepat berada di tengah-tengah antara bak gandengan truk sehingga terjadi kecelakaan tersebut,” jelasnya.

Dia menegaskan informasi sopir hendak kabur tidak benar.

“Sopir hendak mencari tempat parkir karena saat kejadian di lokasi ramai lalu lintas. Kemudian sedang dilaksanakan proyek sehingga sulit untuk memarkirkan kendaraan,” bebernya. (Iwn)

Tinjauan Manajemen Resiko dan Asuransi

  • Asuransi jiwa
  • Asuransi properti
  • Asuransi kecelakaan diri
  • Asuransi Kendaraan bermotor
  • Lain-lain

 

  1. Kapal Nelayan Terbalik di Teluk Balikpapan, 2 Orang Hilang

DetikNews, Jumat, 30 Okt 2020 09:09 WIB

Baca Juga :   7 Berita Kecelakaan Pilihan Minggu ke-3 November 2020

Balikpapan – Sebuah kapal nelayan mengalami kecelakaan di Perairan Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur. Dua nelayan hilang.

Kasi Ops dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kelas A Balikpapan Octavianto mengungkapkan pihaknya mendapat laporan terjadinya kecelakaan kapal nelayan pada pukul 7.15 Wita. Ada 8 nelayan yang menumpang kapal terbalik tersebut.

“Kami terima info dari SROP Balikpapan bahwa pada Pukul 06.00 Wita, MV Lyric Star melihat beberapa orang yang mengapung di Perairan Teluk Balikpapan pada koordinat 01° 23′ 9.096″S – 117° 02′ 36.24″ E,” kata Octavianto dalam keterangan tertulis, Jumat (30/10/2020).

Octavianto mengatakan petugas pun langsung bergerak menuju lokasi kejadian menggunakan RB 408 dan peralatan SAR Air untuk melakukan evakuasi. Enam orang yang tenggelam berhasil diselamatkan, sementara 2 nelayan masih belum ditemukan.

“Kemudian melaksanakan evakuasi 6 orang korban, informasi dari korban bahwa masih ada 2 orang yang belum ditemukan,” ujarnya.

Saat ini, petugas masih berusaha mencari 2 nelayan yang belum ditemukan. Sejumlah unsur ambil bagian dalam upaya pencarian korban, di antaranya Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan, MV Lyric Star, SROP Balikpapan, dan Relawan Balikpapan.

 

  1. 4 Toko Emas dan Elektronik di Pasar Larangan Sidoarjo Terbakar

DetikNews, Selasa, 10 Nov 2020 12:03 WIB

 

Sidoarjo – Empat toko di Pasar Larangan, Sidoarjo terbakar. Terdiri dari dua toko elektronik dan dua toko emas.

Kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 10.22 WIB. Awalnya di toko elektronik Cahaya Abadi.

Kemudian api merembet ke satu toko elektronik lainnya dan dua toko emas. Yakni Toko Emas Kencana dan Toko Emas Gajah.

“Semua barang sudah diamankan antisipasi penjarahan,” kata AKP Yuli Khrisna, Kapolsek Candi, Selasa (10/11/2020).

Kepala BPBD Sidoarjo, Dwijo mengatakan, ada 6 mobil PMK yang dikerahkan. Saat ini, petugas masih melakukan proses pembasahan. Kebakaran hanya terjadi di lantai dua Pasar Larangan.

Marlis (40), salah seorang pegawai toko emas mengatakan, kebakaran berawal dari toko elektronik. Kemudian semua pegawai berlarian menyelamatkan diri.

Tinjauan Manajemen Resiko dan Asuransi

  • Asuransi Kebakaran Indonesia
  • Asuransi Properti
  • Asuransi Kesehatan
  • Asuransi kecelakaan diri
  • Lain-lain

 

  1. Mobil Terbakar di Km 11 Tol Jagorawi, Lalin ke Jakarta Sempat Macet 2 Km

DetikNews, Selasa, 10 Nov 2020 13:34 WIB

Jakarta – Sebuah mobil di Tol Jagorawi Km 11 arah Jakarta mengalami kebakaran. Api menghanguskan mobil tersebut.

“Iya benar, (mobil merek) Alphard,” ujar Kainduk Turangga Tol Jagorawi Kompol Fitriasa ketika dimintai konfirmasi, Selasa (10/11/2020).

Kebakaran itu terjadi di Km 11+600 B Jagorawi arah Jakarta pukul 12.05 WIB. Belum diketahui pasti penyebab munculnya api.

“Tiba-tiba (mobil) mengeluarkan asap. Nggak ada (kebakaran). Jadi kebetulan pas habis melihat asap (mobil) keluar, mereka langsung keluar,” kata Fitriasa.

Setelah mendapatkan laporan itu, petugas datang ke lokasi kebakaran. Kini api sudah bisa dipadamkan.

Akibatnya, kemacetan sempat terjadi. Fitriasa mengatakan panjang kemacetan hingga 2 kilometer.

“Tadi sempat macet 2 km ke belakang. Sekarang sudah mengalir,” tuturnya.

Tinjauan Manajemen Resiko dan Asuransi

  • Asuransi Kebakaran Indonesia
  • Asuransi Properti
  • Asuransi Kesehatan
  • Asuransi Kendaraan Bermotor
  • Asuransi kecelakaan diri
  • Lain-lain

 

  1. Pekerja PT GA Tewas Kecelakaan Kerja, Ini Penyebabnya.

DNA Berita, Kamis, November 5, 2020

M.Deli – Naas dialami seorang karyawan swasta PLTU PT Growth Asia (GA) beralamat di Jalan Pulau Tidore, KIM 3, Kelurahan Tangkahan, Kecamatan Medan Labuhan Sumatera Utara tewas usai mengalami kecelakaan kerja, Rabu (04/11/2020) sekira pukul 13.20 Wib.

Keterangan diterima menyebutkan, korban diketahui bernama Eko Suryadarma (36 tahun) warga jalan suasa tengah, Pasar IV, Gang Musholla, Lingkungan VI, Kelurahan Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli meninggal dunia akibat tangan dan rusuk korban terkena pisau pemotong kayu (mesin ciper).

“Saat korban sedang bekerja memasukkan kayu ke dalam Bagkompeor, setelah masuk ke dalam Bag tersebut, kayu masuk ke pisau pemotong atau disebut mesin ciper, dan salah satu pisau pemotong kayu terlepas ke arah Eko Suryadarma (korban) sehingga mengenai tangan dan rusuknya,” kata Dikki, selaku rekan kerja korban yang pada saat itu melihat insiden tersebut.

Melihat kejadian tersebut, kedua saksi bersama dengan 3 (tiga) orang teman korban yang bernama Lambo Tua Siregar, M Imran dan Agus langsung membawa Eko Suryadarma ke Rumah Sakit Eshmun Marelan. Korban sempat mendapatkan perawatan medis. Dan sekira pukul 14.00 wib, korban meninggal dunia di Rumah Sakit tersebut.

Kapolsek Medan labuhan Kompol Edy Safari melalui Kanit Reskrim Iptu Andi Rahmadsyah saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Kamis (05/11/2020) membenarkan peristiwa tersebut.

“Benar adanya kejadian itu yang mengakibatkan seorang meninggal dunia. Korban bekerja di PLTU PT Growth Asia,” pungkas Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan.(Gus/Lbh).

 

  1. Kecelakaan Beruntun di Tambora Jakbar, Sejumlah Korban Terluka

DetikNews, Jumat, 06 Nov 2020 17:41 WIB

Jakarta – Kecelakaan beruntun tiga kendaraan terjadi di Jalan Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat. Akibat kecelakaan tersebut, sejumlah orang dilaporkan mengalami luka-luka.

“Iya benar, kecelakaan tersebut melibatkan truk kontainer, mobil boks, dan sepeda motor,” kata petugas call center NTMC Polri, Rio, saat dihubungi, Jumat (6/11/2020).

Kecelakaan beruntun tersebut dilaporkan terjadi di ruas Jalan Jembatan Besi yang mengarah ke Jalan Jembatan Dua sekitar pukul 16.00 WIB. Saat ini kecelakaan masih dalam penanganan petugas kepolisian.

“Untuk saat ini benar masih dalam penanganan petugas di lokasi. Untuk info update-nya, kami belum ada, hanya informasi kecelakaannya,” ucap Rio.

Selain itu, sejumlah orang dikabarkan terluka akibat kecelakaan tersebut. Belum jelas berapa jumlah pasti korban luka.

“Untuk sejauh ini dilaporkan korbannya mengalami luka-luka sementara, untuk lebih lanjut (jumlah korban) belum Informasi ini dipersembahkan oleh L&G Broker Asuransi.ada,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Tambora Kompol Faruk Rozi mengatakan kasus kecelakaan ini sudah ditangani Unit Laka Lantas Polres Metro Jakbar. Sopir mobil boks terjepit akibat kecelakaan ini. “Korban luka dirawat di RS Atma Jaya,” kata Faruk saat dimintai konfirmasi terpisah. Belum diketahui penyebab dan kronologi kecelakaan ini.

Informasi ini dipersembahkan oleh L&G Broker Asuransi.

 

Klik Untuk Menuliskan Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top