Life & Health

7 Tips Cara Penebusan Polis Asuransi Jiwa Karena Kondisi Ekonomi

Liga Asuransi – Musibah COVID-19 yang terjadi sejak awal tahun 2020 telah mendatangkan masalah ekonomi yang besar. Banyak perusahaan mengalami kesulitan, untuk mengurangi biaya mereka memutuskan hubungan kerja (PHK) karyawannya. Akibatnya jutaan orang saat ini tidak bekerja dan kehilangan mata pencaharian. Di lain pihak para pelaku usaha kecil dan menengah juga mengalami kesulitan yang sama karena daya beli yang turun. Akibatnya mereka tidak bisa membayar premi asuransi jiwa mereka seperti semula.

Untuk bisa mempertahankan agar polis asuransi jiwa agar berlaku secara efektif itu tidak mudah. Diperlukan kemampuan untuk membayar premi asuransi secara rutin sesuai dengan kesepakatan. Ada premi asuransi yang dibayar setiap bulan, 3 bulan sekali, setiap setengah tahun atau sekali dalam satu tahun. Premi asuransi adalah ketentuan wajib yang harus dipenuhi. Jika premi tidak dibayar maka polis asuransi tidak berlaku dan jika terjadi kecelakaan tidak bisa diklaim.

Untuk membayar premi secara rutin selama jangka masa asuransi menjadi tantangan tersendiri.  Jika kondisi keuangan sedang bagus pembayaran premi tidak menjadi masalah. Tapi jika kondisi keuangan memburuk maka pembayaran premi pasti terganggu bahkan tidak bisa membayar sama sekali.

Sebagai konsultan asuransi kami dapat memahami kondisi para pemilik polis asuransi jiwa. Mereka menyadari bahwa mereka memerlukan proteksi keuangan ketika mereka mengalami musibah. Tapi d i lain pihak mereka tidak sanggup untuk membayar premi asuransi seperti semua. Jika premi asuransi tidak bayar, mereka tidak mendapatkan perlindungan.

Untuk mencarikan solusi terbaik untuk dilema ini, berikut kami tuliskan beberapa tips:

  1. Pelajari polis isi polis asuransi

Buka dan pelajari isi polis asuransi yang ada. Karena polis asuransi terdiri dari puluhan halaman, untuk meringkas lihat bagian Ikhtisar Polis atau Policy Schedule yang ada di bagian depan. Disana ada informasi tentang uang pertanggungan, jangka waktu, besarnya premi yang harus dibayar, jenis polis asuransi yang dibeli dan lain-lain.

  1. Hubungi agen asuransi

Coba hubungi agen asuransi yang dulu mengajak anda untuk membeli polis asuransi untuk berdiskusi tentang masalah yang dihadapi. Jika dia tidak bisa dihubungi, silahkan langsung menghubungi customer service ke nomor yang tertulis di dalam polis asuransi. Atau langsung masuk ke website.

  1. Kurangi cicilan premi
Baca Juga :   8 perbedaan antara asuransi Syariah dan Konvensional

Jika kondisi ekonominya masih memungkinkan untuk melanjutkan cicilan premi, usahakan agar polis asuransi tetap ada dan tidak dimatikan. Untuk mengurangi pengeluaran, kurangi biaya premi saja hingga sesuai dengan kondisi keuangan sekarang. Sebagai konsekuensinya nilai pertanggungan menjadi turun. Atau jangka masa mencicil diperpanjang.  

  1. Mengambil/Penebusan Nilai tunai

Jika polis asuransi sudah berjalan cukup lama, besar kemungkinan polis anda sudah ada nilai tunainya. Besarnya nilai tunai tergantung dari jumlah premi yang dibayar, masa asuransi dan jenis produk asuransi yang dibeli. Biasanya nilai tunai lebih kecil dari jumlah premi yang sudah dibayar karena sudah dipotong dengan biaya asuransi.  Anda bisa mengambil nilai saja itu tanpa harus membatalkan polis asuransi. 

  1. Bebas premi 

Bagi polis asuransi yang sudah mempunyai nilai tunai, jaminan asuransi bisa dilanjutkan dan pembayaran premi diambil dari nilai tunai. 

  1. Mengganti jenis asuransi

Untuk mengurangi beban premi bisa juga dengan mengganti produk asuransi dengan jenis asuransi tradisional atau yang hanya jaminan meninggal dunia saja. 

  1. Batalkan polis

Jika kondisinya tidak lagi memungkinkan, apa boleh buat polis asuransi terpaksa dibatalkan. Tidak ada lagi kewajiban membayar premi secara rutin dan jika ada nilai tunai maka dananya diambil. Tapi proteksi asuransi berakhir.

Berikut ini cara menutup polis:

  • Mengisi Formulir Penebusan Polis dan Surat Pernyataan Tambahan terlampir.
  • Mengembalikan buku Polis asli.
  • Melampirkan salinan KTP yang berlaku.
  • Pentransferan dana hanya dapat ditujukan ke rekening Pemegang Polis.

Untuk perusahaan asuransi jiwa yang mempunyai customer service yang baik, setelah mengirim berbagai berkas, Anda sebagai pemegang polis akan mendapatkan via SMS, WA atau email  yang isinya menyatakan proses penebusan polis sedang dilakukan. 

Jika tidak ada masalah dalam jangka waktu satu bulan sejak semua dokumen terlengkapi, pembayaran akan dilakukan ke rekening pemegang polis yang tertera di dalam polis. Tapi realisasi pembayaran tergantung kepada kondisi keuangan perusahaan asuransi. Jika kondisi keuangannya baik maka mereka akan sanggup memenuhi komitmennya. Bagi perusahaan yang sedang mengalami kesulitan keuangan ada kemungkinan realisasi pembayaran akan tertunda sampai kondisi keuangan mereka membaik.

Semoga tulisan bermanfaat buat semua.

Klik Untuk Menuliskan Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top