Risk Recommendation

7 Resiko Yang Mengancam Pelajar dan Mahasiswa ketika berada di Kampus

Liga Asuransi – Sidang pembaca yang luar biasa, apa kabar? Setelah lebih dari satu tahun sekolah dan kampus tidak beroperasi secara normal akibat dari wabah COVID-19, diperkirakan dalam waktu ini kegiatan sekolah normal akan segera mulai.

Untuk mengingatkan para pengelola sekolah dari segala tingkatan mulai dari TK, SMTP, SMTP, Universitas, Pesantren, Akademi dan institusi pendidikan lainnya.

Sebagai broker asuransi dan konsultan asuransi dalam tulisan kali ini kami akan membahas tentang potensi resiko yang dapat terjadi di kampus. Jika resiko-resiko tersebut tidak diantisipasi dan dikelola dengan baik dapat menimbulkan kerugian, cidera, sakit dan bahkan kematian atas pelajar dan mahasiswa.

Sesuai dengan kemajuan zaman, kini kampus bukan hanya sekedar tempat belajar bagi pelajar dan mahasiswa tapi juga menjadi tempat untuk melakukan segala kegiatan mereka mulai makan, tidur, belajar, berolahraga, berbelanja, dan bahkan tempat bekerja. Oleh karena itu berbeda dari sebelumnya, kini kampus perlu dikelola dengan lebih baik untuk mengurangi potensi resiko yang dapat terjadi yang dapat mencederai pelajar dan mahasiswa.

Jika Anda tertarik dengan tulisan ini segera bagikan kepada rekan-rekan Anda agar mereka juga paham seperti Anda.

Untuk meningkatkan keamanan sekolah dan kampus, penting untuk mengetahui segala macam jenis kecelakaan dan kejahatan yang dapat terjadi di kampus terutama yang paling sering terjadi sehingga Anda tahu hal-hal yang penting yang harus dilakukan.

Kegagalan dalam mengambil tindakan pencegahan yang tepat terhadap bahaya yang dapat terjadi di kampus akan merugikan mahasiswa, staf serta reputasi sekolah Anda dalam risiko.

Semua bentuk kecelakaan dan cedera yang terjadi dampaknya bisa menjadi sangat tragis apalag ijika itu terjadi pada anak-anak, terutama jika mereka menderita cedera parah atau kematian. Hal ini sangat memprihatinkan ketika kecelakaan terjadi di sekolah di mana orang tua telah mempercayakan anak-anak mereka setiap hari untuk diasuh oleh guru dan staf sekolah lainnya. Jika anak Anda terluka dalam kecelakaan yang disebabkan oleh kelalaian sekolah dan cederanya itu dapat mempengaruhi dia selama sisa hidupnya. Akibatnya sebagai orang tuanya, Anda dapat menuntut ganti rugi terhadap sekolah yang lalai.

Penyebab Umum Cedera Anak di Sekolah

Sekolah dan guru sama-sama mempunyai tugas dan kewajiban untuk melakukan segala sesuatu yang wajar untuk melindungi siswa dari kecelakaan yang dapat menyebabkan cedera parah atau kematian. Termasuk mengawasi dengan benar dan memberi mereka lingkungan yang aman saat mereka berada di bus sekolah, selama seharian berada di sekolah dan ketika mereka terlibat dalam kegiatan ekstrakurikuler. Ketika sekolah melanggar tugas dan kewajiban ini kepada anak-anak yang berada di dalam pengasuhan mereka, dan jika kecelakaan tragis terjadi, dan sekolah bertanggung jawab untuk memberikan kompensasi kepada siswa atas luka-lukanya.

Berikut ini 7 penyebab kecelakaan yang umum di sekolah antara lain:

  1. Bullying/Penindasan dan penyerangan.

Baik bullying maupun perkelahian adalah hal biasa terjadi di sekolah, dan sekolah tidak dapat dianggap bertanggung jawab atas setiap konflik. Namun, sekolah dapat dinyatakan lalai dan bersalah jika gagal mengawasi siswa dengan benar pada saat kejadian, apalagi sudah diketahui sebelumnya penyerang adalah pembuat masalah dan sekolah tidak mengambil tindakan atau mengetahui kemungkinan terjadinya perkelahian atau situasi berbahaya lainnya.

  1. Kecelakaan akibat terpeleset dan jatuh

Genangan air dan puing-puing di kamar mandi, lantai licin karena dibersihkan, tas buku dan barang-barang lainnya berserakan di lantai kelas dan tumpahan makanan dan minuman di kantin adalah beberapa penyebab kecelakaan terpeleset dan jatuh di sekolah. Anak-anak dapat menderita patah tulang, cedera tulang belakang, cedera otak traumatis, dan cedera serius lainnya jika mereka melukai diri sendiri saat jatuh.

  1. Kecelakaan bus sekolah/kampus

Pengemudi bus yang lalai dapat menyebabkan kecelakaan tragis yang dapat mengakibatkan cedera pada siswa yang ada di dalam bus atau ketika mereka berjalan kaki. Kelalaian pengemudi, kurangnya pelatihan oleh petugas sekolah atau masalah kualitas perawatan bus merupakan penyebab kecelakaan bus sekolah. Banyak bus sekolah tidak memiliki sabuk pengaman, yang dapat memperburuk cedera yang dialami anak-anak. Selain itu, kecelakaan dapat terjadi ketika anak-anak bermain-main di dalam bus tanpa pengawasan yang tepat dari staf pengemudi bus.

  1. Kecelakaan di taman bermain
Baca Juga :   8 Jenis Risiko Yang Dihadapi oleh Pengusaha Bus

Peralatan taman bermain  mengalami keausan karena penggunaan sehari-hari dan akibat cuaca. Bila tidak dirawat dan diganti atau cacat desain atau manufaktur, anak-anak dapat menderita cedera parah karena jatuh atau kecelakaan lain saat bermain. Selain itu, banyak kecelakaan disebabkan oleh sekolah gagal untuk mengawasi anak-anak yang belum tahu bahaya taman bermain atau risiko perilaku tertentu.

  1. Keracunan makanan

Ketika karyawan kafetaria dan katering tidak menyiapkan dan menyimpan makanan dengan baik atau penjual luar yang menyediakan makanan yang tercemar, anak-anak dapat menjadi sakit parah akibat keracunan makanan ketika mereka makan sarapan, makan siang, atau makanan lain yang disediakan oleh sekolah.

  1. Akibat Kegiatan olahraga

Beberapa jenis olahraga, khususnya sepak bola, memiliki risiko cedera bawaan, dan siswa yang secara sukarela terlibat dalam aktivitas tersebut mungkin tidak dapat menuntut sekolah atas cederanya. Namun, ketika peralatan yang digunakan rusak, langkah-langkah prosedur keamanan tidak diikuti atau staf sekolah tidak memberikan pengawasan yang tepat, siswa yang terluka dapat menuntut ganti rugi terhadap sekolah.

  1. Kecelakaan Lab dan Workshop

Laboratorium dan bengkel yang ada kampus dapat menimbulkan bahaya bagi siswa. Luka bakar kimia, menghirup debu dan asap berbahaya serta luka dari bahan, peralatan dan peralatan yang rusak semuanya memerlukan strategi pencegahan yang kuat.

Untuk melindungi siswa dari kecelakaan laboratorium dan bengkel kampus perlu memperhatikan hal-hal sebagai berikut:

  • Memberikan pelatihan tentang alat, peralatan, dan bahan sebelum mereka memulai proyek
  • Jangan biarkan siswa bekerja sendiri
  • Latih tata graha dan pembersihan yang baik, termasuk pembuangan limbah berbahaya dan pembersihan jas lab
  • Mengharuskan siswa untuk memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan, jas lab atau celemek, kacamata pengaman dan pelindung telinga bila perlu
  • Simpan inventaris alat, peralatan, dan bahan kimia
  • Melengkapi laboratorium dan bengkel dengan persediaan darurat (misalnya kotak P3K, tempat cuci mata)

Selain yang disebabkan oleh 7 hal tersebut diatas sebenarnya masih ada beberapa resiko lain, akan tetapi potensinya tidak terlalu besar.

Setelah melihat uraian diatas terlihat bahwa potensi terjadi kecelakaan di kampus cukup tinggi. Hal ini dipengaruhi oleh jumlah pelajar dan mahasiswa yang begitu ramai, mereka mempunyai sikap dan perilaku yang berbeda-beda.

Selain itu kondisi fisik kampus juga dapat mempengaruhi terjadinya kecelakaan. Kampus dengan kondisi yang baik dan sarana perlindungan yang lengkap jauh lebih aman. Manajemen dan pengelolaan sekolah yang baik juga mempengaruhi tingkat keselamatan dan keamanan.

Untuk mengatasi dampak dari kecelakaan dan resiko yang terjadi di sekolah dan di kampus adalah dengan membeli asuransi atau mengasuransikan resiko tersebut.

Program asuransi yang tepat adalah dalam bentuk polis asuransi induk (Master Policy) yang menjamin seluruh pelajar dan mahasiswa di dalam satu polis asuransi.  Jaminannya lebih luas dan biaya preminya rendah.

Sayangnya tidak mudah mendapatkan jaminan asuransi dalam bentuk Master Policy yang baik yang sesuai dengan kondisi masing-masing kampus dan sekolah. Selain itu perlu dipilih perusahaan asuransi yang tepat dan terbaik sehingga jika terjadi kecelakaan perusahaan asuransi tersebut segera menanggapi kecelakaan dan melakukan pembayaran.

Cara terbaik untuk mendapatkan jaminan asuransi untuk pelajar dan mahasiswa adalah dengan menggunakan jasa perusahaan broker asuransi yang berpengalaman.

Broker asuransi adalah konsultan asuransi yang berada di pihak Anda. Broker asuransi yang merancan program asuransi yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan kampus, kemudian menegosiasikan kepada beberapa perusahaan asuransi untuk mendapatkan jaminan yang terbaik dan dengan premi yang paling kompetitif.

Salah satu perusahaan broker asuransi terkemuka di Indonesia yang bisa diandalkan adalah L&G Insurance Broker.

Untuk semua kebutuhan asuransi Anda hubungi L&G Insurance Broker sekarang juga!

HOTLINE L&G 24JAM: 0811-8507-773 (CALL – WHATSAPP CHAT – SMS)

website: lngrisk.co.id

E-mail: customer.support@lngrisk.co.id

Kenapa Broker Asuransi sering juga disebut sebagai Advocate asuransi?

Klik Untuk Menuliskan Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top