Asuransi Kendaraan Bermotor

Tak Peduli Pandemi, Orang Kaya Masih Mampu Jajan Mobil Mewah

Liga Asuransi – Sidang pembaca yang luar biasa, Penjualan mobil selama tahun 2020 secara umum terpuruk. Pandemi COVID-19 telah menyebabkan penurunan penjualan hampir 50 persen dibanding 2019.

Sebagaimana yang kami kutip dari Tirto.id, Selasa, 26 Januari 2020. Penjualan wholesales atau dari pabrik ke dealer turun 500.880 unit, dari 1,03 juta ke 532.027. Sementara penjualan retail atau kepada konsumen turun 467.390 unit atau dari 1,04 juta ke 578.327.

Executive General Manager PT Toyota-Astra Motor (TAM) Soerjopranoto atau akrab disapa Suryo mengatakan pasar otomotif kian kisut usai industri kehilangan momen pulang kampung dan libur Idul Fitri–yang pada tahun-tahun normal berdampak pada meningkatnya permintaan terhadap mobil baru dan rental.

Sebab lainnya adalah akses kredit kendaraan bermotor semakin ketat. Perusahaan pembiayaan maupun perbankan memilih berhati-hati menyalurkan kredit untuk mengantisipasi potensi penurunan pendapatan para konsumen.

Suryo menyebut penjualan retail mobil Toyota turun 44,8 persen dari 331.004 unit (2019) ke 182.665 unit (2020). Pukulan terparah dialami oleh mobil menengah-bawah seperti Avanza dan Calya yang masing-masing turun 61 persen dan 57 persen.

“Kalau kondisi seperti ini, UMKM-perusahaan kecil, kebutuhan kendaraan mereka menurun. Segmen itu terkena paling besar,” ucap Suryo kepada reporter Tirto, Jumat (22/1/2021).

oyota sendiri memimpin market share dengan porsi 31,6 persen pada 2020.

Pemegang pangsa pasar terbesar kedua (17,5 persen), Daihatsu, juga mengalami penurunan penjualan retail 43,7 persen dari 177.588 unit (2019) ke 100.026 unit (2020). Honda di urutan ketiga (13,7 persen) juga turun 46,8 persen dari 149.439 unit (2019) ke 79.451 unit (2020).

Segmen Premium Lebih Stabil

Menariknya, di tengah penurunan penjualan konsumen kelas menengah-bawah, segmen premium masih berdenyut. Suryo mengatakan segmen ini “cenderung stabil, kalau turun, turunnya nggak banyak.”

Penurunan penjualan retail Lexus, misalnya, lebih landai yaitu 27 persen dari 1.354 unit (2019) ke 988 (2020). BMW yang ada di bawah grup Astra Internasional pun sama. Penjualan retailnya hanya turun 16,7 persen dari 2.500 (2019) ke 2.082 (2020) alias di bawah rata-rata industri yang mencapai 50 persen. Impor BMW di 2020 malah naik 78,7 persen dari 141 unit (2019) ke 252 unit (2020).

Penjualan retail Peugeot yang masih di grup Astra masih naik 64,3 persen dari 129 (2019) ke 212 (2020). Impornya juga naik 76,5 persen.

Penjualan retail Renault juga naik 32 persen dari 250 (2019) ke 330 (2020). Morris Garage, merek asal Inggris yang baru memasuki pasar otomotif Indonesia di tahun 2020, bahkan sanggup meraup penjualan retail sebanyak 313 unit.

Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Kukuh Kumara menjelaskan fenomena ini terjadi karena “segmen di atas itu peminatnya secara ekonomi kuat.” “Yang terdampak harga dibawah Rp300 jutaan, mobil yang diminati masyarakat umum,” ucap Kukuh kepada reporter Tirto, Jumat.

Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Mohammad Faisal mengatakan klaim bahwa daya beli menengah-atas relatif terjaga bahkan meningkat salah satunya terlihat dari data simpanan perbankan LPS. Nominal simpanan Rp1-2 miliar tumbuh 10,4 persen yoy bahkan di atas Rp5 miliar tumbuh 13,3 persen, jauh dibanding nominal simpanan di bawah Rp100 juta yang hanya 8,8 persen.

Faisal menduga hal itu disebabkan karena anggaran tertentu tidak bisa dikeluarkan selama pandemi. Misalnya duit untuk liburan.

Faktor lainnya adalah sebagian sektor usaha yang justru tumbuh positif di tengah pandemi sehingga berpengaruh pada kekayaan orang bersangkutan. Per Q3 2020 saja, sektor kesehatan tumbuh 15,33 persen yoy, informasi dan komunikasi 10,42 persen yoy, dan jasa keuangan-asuransi hanya terkoreksi 0,95 persen yoy.

“Karena pandemi, tabungan bertambah. Mereka sangat mungkin untuk membeli barang-barang mewah,” ucap Faisal kepada reporter Tirto, Jumat.

Melihat adanya celah harapan bagi industri otomotif di masa mendatang. Diharapkan kedepannya kesadaran masyarakat akan pentingnya menggunakan asuransi mobil juga meningkat, 

Terkadang seorang pemilik mobil menyepelekan pentingnya asuransi mobil, mereka menganggap pembayaran polis yang bernilai cukup besar dianggap terlalu mahal dan tidak memberi manfaat lebih pada mobilnya. Akhirnya mereka mengesampingkan untuk menggunakan asuransi mobil pada kendaraannya, sehingga bila terjadi hal yang tak diinginkan pada kendaraannya mereka akan mengalami kebingungan pembiayaannya.

Nyatanya untuk Anda yang sering melakukan aktivitas di jalan menggunakan mobil pribadi, berbagai resiko di jalan raya bisa saja sewaktu-waktu Anda alami. 

Di dalam industri asuransi, pengurusan penggantian biaya kecelakaan kepada perusahaan asuransi disebut juga dengan klaim asuransi. Untuk mengurus klaim asuransi kendaraan sebenarnya cukup sederhana, akan tetapi masih banyak orang yang mengalami kesulitan ketika mengurusnya, bahkan tak jarang pula mereka menyalahkan perusahaan asuransinya. 

Sebagai broker asuransi dan konsultan asuransi, kami ingin memberikan tips berikut ini agar proses klaim kendaraan anda lancar dan pembayaran klaimnya cepat.

  • Simpan Polis Asuransi 
Baca Juga :   Panduan Asuransi Mobil Antik Anda

Setelah anda menerima polis asuransi, baca dan pelajari dulu sebelum disimpan. Hal yang penting anda ketahui adalah schedule atau ikhtisar polis yang biasanya berada di halaman kedua (dibalik sampul). Disana tertulis nama tertanggung, informasi mengenai kendaraan (merek, type, tahun, nomor polisi dan lain-lain). Kemudian catat masa berlaku asuransi, kapan mulai dan kapan berakhir. Ingat polis asuransi kendaraan bermotor hanya berlaku selama 12 bulan maksimal. Setelah itu bisa diperpanjang. Kalau perlu polis asuransinya di scan dan disimpan di hp agar setiap saat bisa dilihat. 

  • Laporkan kecelakaan segera

Jika terjadi kecelakaan yang menyebabkan terjadinya kerusakan pada kendaraan dan juga kepada pihak lain segera melaporkan kepada perusahaan asuransi yang menjamin. Batas waktu pelaporan 3 hari, jika telat maka perusahaan asuransi dapat menolak klaim anda. Sebagai tahap awal cukup dengan membuat laporan sederhana melalui telepon, WA atau email. Sampaikan informasi kapan kecelakaan terjadi, lokasi, bagian yang mengalami kerusakan.  

  • Lengkapi dokumen klaim

Selanjutnya pihak asuransi akan meminta laporan lengkap mengenai kecelakaan. Adapun informasi yang diperlukan adalah, copy polis, bukti pembayaran premi, copy STNK, copy SIM dan formulir klaim yang sudah dilengkapi. Formulir akan dikirimkan oleh perusahaan asuransi. 

  • Memilih bengkel 

Jika kerusakan memerlukan perbaikan di bengkel, biasanya perusahaan asuransi akan mengarahkan ke bengkel yang sudah menjadi rekanan. Demi kelancaran proses klaim sebaiknya gunakan bengkel rekanan asuransi tersebut. Diantara perusahaan asuransi dan bengkel tersebut sudah ada kesepakatan khusus sehingga proses klaim cepat dan hasilnya maksimal. Tapi ada juga pemilik kendaraan yang ingin memperbaiki di bengkel langganannya, akibatnya prosesnya akan lebih panjang karena pihak asuransi akan bernegosiasi terlebih dahulu dengan bengkel tersebut. Hasilnya mungkin tidak jauh berbeda dengan bengkel asuransi.

  • Klaim sesuai dengan kecelakaan

Ajukan klaim sesuai dengan kerusakan yang terjadi sesuai dengan laporan klaim. Di dalam formulir klaim ada analisa penyebab terjadinya kecelakaan yang harus dilengkapi, perusahaan asuransi hanya akan mengacu pada analisa itu. Jika ada permintaan perbaikan pada bagian lain tapi tidak berkaitan dengan kecelakaan tersebut, klaim atas perbaikan tambahan itu akan ditolak oleh perusahaan asuransi. Jika pemilik memaksa untuk mengklaim hal tersebut, akan menyebabkan proses klaim menjadi lama. 

  • Garansi Perbaikan

Beberapa bengkel memberi garansi dan kesempatan untuk melakukan perbaikan jika hasil kerjanya tidak sesuai. Manfaatkan kesempatan itu.

  • Klaim pencurian dan pembongkaran

Khusus untuk klaim asuransi akibat pencurian dan pembongkaran kendaraan bermotor diperlukan laporan dari pihak kepolisian. Ini termasuk masalah kriminal. Untuk laporan kehilangan mobil ada masa tunggu selama 60 hari sejak kejadian. Setelah itu baru dianggap mobil statusnya sudah hilang. 

Meskipun langkah-langkah diatas sederhana akan tetapi tetap memerlukan waktu dan konsentrasi. Nah jika anda tidak mau repot dengan urusan klaim asuransi, gunakan jasa perusahaan broker asuransi. Broker asuransi adalah ahli asuransi yang berada di pihak anda. Mereka yang akan mengatur luas jaminan asuransi yang terbaik, premi asuransi tidak terlalu mahal dan broker asuransi yang akan mengurus klaim asuransi anda. Sementara broker asuransi memberikan klaim anda tetap bisa beraktivitas seperti biasa.

Hubungi broker asuransi terbaik sekarang juga!

Klik Untuk Menuliskan Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top