Rentetan kecelakaan dan kebakaran kembali mengguncang berbagai sektor di Indonesia—mulai dari transportasi darat dan laut, industri manufaktur, perkebunan, hingga usaha ritel dan kuliner. Insiden-insiden ini bukan sekadar peristiwa sporadis, melainkan cerminan nyata tingginya eksposur risiko operasional, keselamatan kerja, dan manajemen aset di tengah aktivitas ekonomi yang terus berjalan. Dari truk terjun ke jurang di jalur nasional, pekerja kebun tewas terjepit kendaraan, hingga pabrik dan gudang dilalap api dengan kerugian miliaran rupiah, pekan ini menyajikan pelajaran keras tentang pentingnya mitigasi risiko dan perlindungan asuransi yang memadai.
Truk Wing Box Hantam 3 Kendaraan di Jalur Turunan Sumedang, Satu Truk Terjun ke Jurang
Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Nasional Bandung–Cirebon, tepatnya di kawasan Nyalindung, Kecamatan Paseh, Kabupaten Sumedang, pada Senin (12/1/2025) sore. Sebuah truk wing box bermuatan kain dengan nomor polisi B 9741 BEU diduga kehilangan kendali saat melintasi jalan menurun dan berkelok, hingga menabrak sejumlah kendaraan dan terguling.
Truk tersebut terlebih dahulu menabrak dua truk lain, salah satunya truk biru bernopol E 8193-V yang sedang berhenti di bahu jalan, sehingga terdorong dan jatuh ke jurang sedalam sekitar tujuh meter. Selain itu, sepasang suami istri pengendara sepeda motor mengalami luka ringan setelah terjatuh saat menghindari truk dan menabrak tiang telepon.
Sopir truk wing box mengaku kehilangan kendali setelah kendaraannya disalip mendadak oleh mobil kecil. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan.
Risk Accident Review
Kecelakaan ini mencerminkan tingginya risiko operasional kendaraan berat di jalur nasional dengan karakteristik turunan dan tikungan tajam. Faktor manusia, kondisi jalan, teknik pengereman, serta interaksi dengan kendaraan kecil menjadi pemicu utama kecelakaan beruntun. Risiko yang timbul mencakup kerusakan kendaraan, kerugian muatan, cedera pengemudi dan pengguna jalan lain, serta potensi klaim pihak ketiga. Selain itu, kendaraan yang berhenti di bahu jalan tanpa pengamanan memadai meningkatkan eksposur risiko sekunder. Insiden ini menegaskan pentingnya manajemen risiko transportasi, pelatihan defensive driving, dan perlindungan asuransi komprehensif bagi armada logistik.
Jenis Asuransi yang Dibutuhkan
- Asuransi Kendaraan Bermotor (Comprehensive / TLO)
Melindungi truk wing box dan kendaraan lain dari kerusakan akibat kecelakaan. - Asuransi Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga (TPL)
Menanggung klaim kerusakan kendaraan lain, properti, dan cedera pihak ketiga. - Asuransi Pengangkutan Barang (Marine Cargo / Inland Transit)
Melindungi muatan kain dari risiko rusak atau hilang akibat kecelakaan. - Asuransi Kecelakaan Diri Pengemudi & Penumpang
Menjamin santunan luka atau cacat akibat kecelakaan kerja di jalan.
Tragis di Perkebunan Sawit! Pekerja PT SCEM Tewas Terjepit Kendaraan di Jalan Menurun
Insiden kecelakaan kerja dilaporkan terjadi di area perkebunan sawit milik PT Sawindo Cemerlang (SCEM) pada Senin pagi (12/1/2026). Korban bernama Moh. Irfan, karyawan bagian peloading asal Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.
Peristiwa tersebut terjadi saat korban berada di dalam kendaraan yang melintas di jalur perkebunan dengan kondisi jalan menurun, berlubang, dan tidak rata. Kendaraan kehilangan keseimbangan dan tergelincir. Dalam upaya menyelamatkan diri, korban mencoba keluar dari kendaraan, namun terjepit kendaraan jenis hartop.
Meski sempat dilakukan upaya pertolongan, korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Polisi dan tenaga medis memastikan kematian korban akibat kecelakaan kerja. Namun, pihak perusahaan menyampaikan pernyataan berbeda dengan menyebut korban meninggal karena sakit yang telah lama diderita.
Risk Accident Review
Kecelakaan ini mencerminkan tingginya risiko kerja di sektor perkebunan, khususnya pada aktivitas operasional kendaraan di medan berat. Faktor jalan yang tidak layak, kemiringan ekstrem, serta minimnya pengamanan kendaraan menjadi pemicu utama kecelakaan fatal. Risiko diperbesar oleh kurangnya sistem keselamatan kerja (K3), prosedur evakuasi darurat, dan inspeksi rutin infrastruktur kebun. Selain risiko fatalitas pekerja, kejadian ini juga menimbulkan potensi sengketa klaim, reputasi perusahaan, serta kewajiban hukum terhadap ahli waris korban. Manajemen risiko terpadu dan perlindungan asuransi menjadi kebutuhan mutlak di sektor ini.
Jenis Asuransi yang Dibutuhkan
- Asuransi Kecelakaan Kerja (BPJS Ketenagakerjaan / Employer’s Liability)
Menjamin santunan kematian dan kompensasi kepada ahli waris. - Asuransi Personal Accident (PA) Karyawan
Perlindungan tambahan atas risiko kecelakaan fatal di luar cakupan dasar. - Asuransi Kendaraan Operasional (Comprehensive)
Melindungi kendaraan kebun dari risiko tergelincir, terbalik, dan kerusakan berat. - Asuransi Tanggung Jawab Hukum Pemberi Kerja (Employer’s Liability)
Menanggung klaim hukum akibat kecelakaan kerja. - Asuransi Property & Infrastruktur Perkebunan
Melindungi aset fisik, termasuk jalan dan fasilitas pendukung operasional.
Pabrik Styrofoam di Tangerang Dilalap Api, Kerugian Tembus Miliaran
Sebuah pabrik styrofoam di Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Banten, dilanda kebakaran hebat pada Kamis (8/1) sore. Saat api mulai membesar, seluruh karyawan yang tengah bekerja di area produksi panik dan bergegas keluar menyelamatkan diri.
Asap hitam pekat terlihat membubung tinggi dari lokasi kebakaran, sementara api dengan cepat melahap bangunan produksi. Letak pabrik yang berdekatan dengan kawasan permukiman turut memicu kekhawatiran warga akan potensi perambatan api.
Sebanyak 30 personel pemadam kebakaran dengan enam unit armada dikerahkan dan berhasil memadamkan api dalam waktu sekitar dua jam. Dugaan awal, kebakaran dipicu korsleting listrik pada salah satu mesin produksi. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan mencapai miliaran rupiah.
Risk Accident Review
Kebakaran pabrik styrofoam menunjukkan tingginya risiko kebakaran pada industri manufaktur berbahan mudah terbakar. Styrofoam memiliki sifat sangat flammable, sehingga percikan kecil atau korsleting listrik dapat memicu kebakaran besar dalam waktu singkat. Faktor tambahan seperti mesin produksi bertegangan tinggi, tata kelola instalasi listrik yang kurang optimal, serta lokasi pabrik yang berdekatan dengan permukiman memperbesar dampak risiko. Selain kerusakan aset fisik, kejadian ini berpotensi menimbulkan gangguan operasional, kerugian finansial besar, klaim pihak ketiga, serta risiko reputasi perusahaan jika api merambat ke lingkungan sekitar.
Jenis Asuransi yang Dibutuhkan
- Asuransi Properti Industri (Industrial All Risks / Property All Risks)
Menjamin bangunan, mesin, dan stok dari risiko kebakaran dan ledakan. - Asuransi Business Interruption (BI)
Menanggung kehilangan pendapatan akibat terhentinya operasional produksi. - Asuransi Mesin (Machinery Breakdown)
Melindungi mesin produksi dari kerusakan akibat korsleting atau gangguan teknis. - Asuransi Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga (Public Liability)
Menjamin klaim warga sekitar jika terjadi dampak ke lingkungan permukiman. - Asuransi Kecelakaan Kerja & Employer’s Liability
Perlindungan bagi karyawan dari risiko kecelakaan saat evakuasi atau kondisi darurat.
Gudang Kabel di Area Vital Pelabuhan Tanjung Kalap Terbakar! Diduga Akibat Rambatan Panas Boiler
Gudang penyimpanan kabel milik PT Kapuas Prima Coal (KPC) yang berada di Kompleks Pelabuhan Tanjung Kalap, Kelurahan Kumai Hulu, Kabupaten Kotawaringin Barat, dilaporkan mengalami kebakaran pada Minggu malam (11/1) sekitar pukul 21.48 WIB.
Kejadian ini sempat menarik perhatian karena lokasi gudang berada di kawasan strategis dan vital aktivitas pelabuhan. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kotawaringin Barat segera merespons laporan dan mengerahkan dua unit armada beserta personel ke lokasi.
Setibanya di lokasi, api telah padam. Meski demikian, petugas tetap melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan tidak ada titik api tersisa. Dugaan sementara, kebakaran dipicu rambatan panas dari material boiler di gudang sebelah yang menyebabkan kabel meleleh. Tidak ada korban jiwa, sementara nilai kerugian masih didata.
Risk Accident Review
Insiden kebakaran gudang kabel di kawasan pelabuhan menunjukkan tingginya risiko kebakaran akibat paparan panas tidak langsung (heat transfer) dari fasilitas industri bersebelahan. Material kabel yang sensitif terhadap suhu tinggi berpotensi mengalami lelehan dan memicu kebakaran meski tanpa percikan api langsung. Lokasi di area pelabuhan memperbesar risiko dampak berantai terhadap operasional logistik, bongkar muat, dan fasilitas vital lainnya. Kegagalan pengendalian jarak aman antar gudang, proteksi panas, serta sistem early warning dapat menyebabkan kerugian material signifikan dan potensi gangguan rantai pasok.
Jenis Asuransi yang Dibutuhkan
- Asuransi Property All Risks (PAR) / Industrial All Risks (IAR)
Menjamin gudang, instalasi, dan isi dari risiko kebakaran, panas berlebih, dan kerusakan fisik. - Asuransi Stock & Material Insurance
Perlindungan khusus untuk kabel dan material bernilai tinggi yang sensitif terhadap panas. - Asuransi Business Interruption (BI)
Menanggung kerugian akibat terganggunya aktivitas operasional pelabuhan dan distribusi. - Asuransi Public Liability
Mengantisipasi klaim pihak ketiga jika kebakaran berdampak pada fasilitas pelabuhan sekitar. - Asuransi Engineering & Boiler Insurance
Perlindungan terhadap risiko panas, kegagalan boiler, dan dampak rambatan energi panas.
Source: https://radarsampit.jawapos.com/pangkalan-bun/2347062590/gudang-kabel-pt-kpc-di-kumai-terbakar
Bengkel Ban di Batam Ludes Terbakar! Ribuan Ban Jadi Bahan Bakar Api
Polsek Batuaji masih mendalami penyebab kebakaran yang menghanguskan sebuah bengkel sekaligus gudang penyimpanan ban bekas di Jalan Brigjen Katamso, Tanjung Uncang, Kota Batam. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, seluruh isi bengkel dilaporkan habis terbakar.
Kapolsek Batuaji AKP Raden Bimo Dwi Lambang menyampaikan bahwa pihak kepolisian tengah memeriksa sejumlah saksi, termasuk pekerja dan pemilik bengkel, guna mengungkap sumber api. Berdasarkan keterangan awal, bengkel tersebut menyimpan tumpukan ban bekas dalam jumlah besar, sehingga api cepat membesar dan menyulitkan proses pemadaman.
Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 17.30 WIB oleh pekerja yang hendak pulang. Dugaan awal mengarah pada aktivitas pembakaran sampah di sekitar lokasi, namun masih dalam penyelidikan. Pemadaman berlangsung sekitar tiga jam hingga pukul 20.30 WIB dengan melibatkan 13 unit mobil pemadam dari berbagai instansi. Kerugian materi masih dihitung, sementara jumlah ban yang terbakar diperkirakan mencapai ribuan unit.
Risk Accident Review
Gudang atau bengkel yang menyimpan material mudah terbakar seperti ban bekas memiliki tingkat risiko kebakaran yang sangat tinggi. Karet bersifat mudah menyala, menghasilkan panas tinggi, serta sulit dipadamkan sehingga memperpanjang durasi kebakaran dan memperbesar kerugian. Risiko semakin meningkat bila pengelolaan limbah, tata letak penyimpanan, dan pengawasan aktivitas pembakaran tidak terkontrol. Selain kerusakan aset, kebakaran juga berpotensi menimbulkan gangguan lalu lintas, pencemaran udara, dan tuntutan hukum dari pihak ketiga. Tanpa perlindungan asuransi memadai, pemilik usaha berisiko mengalami kerugian finansial besar hingga kebangkrutan.
Jenis Asuransi yang Dibutuhkan
- Asuransi Kebakaran / Property All Risks (PAR)
Melindungi bangunan bengkel dan gudang dari risiko kebakaran. - Asuransi Isi & Persediaan (Stock Insurance)
Menjamin kerugian atas ban bekas, peralatan bengkel, dan aset usaha. - Asuransi Gangguan Usaha (Business Interruption)
Menutup kehilangan pendapatan akibat operasional terhenti pascakebakaran. - Asuransi Tanggung Gugat Pihak Ketiga (Public Liability)
Menanggung klaim jika kebakaran berdampak ke lingkungan sekitar atau pengguna jalan. - Asuransi Kecelakaan Kerja (Personal Accident / BPJS Ketenagakerjaan Upgrade)
Perlindungan bagi pekerja dari risiko cedera saat insiden kebakaran.
Mesin Kapal Wisata Terbakar di Laut Bali! 88 Penumpang Dievakuasi Darurat di Tengah Pelayaran
Mesin Kapal The Angkal 6 dilaporkan terbakar saat berlayar di perairan Laut Bali, wilayah Kabupaten Klungkung, pada Selasa (6/1). Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan teknisi. Api diketahui berasal dari ruang mesin dan sempat membakar sebagian badan kapal, sehingga seluruh penumpang harus dievakuasi.
Kapal tersebut membawa 9 awak dan 88 penumpang, berangkat dari Pelabuhan The Angkal, Desa Kampung Kusamba menuju Pelabuhan Sampalan, Nusa Penida, sekitar pukul 16.00 WITA. Sekitar 15 menit setelah berlayar, awak kapal melihat percikan api dari mesin dan segera meminta bantuan. Manajemen perusahaan mengerahkan Kapal The Angkal 7 untuk proses evakuasi. Seluruh penumpang berhasil dipindahkan dengan selamat, dan kapal yang terbakar kemudian ditarik kembali ke Pelabuhan The Angkal.
Risk Accident Review
Kebakaran mesin kapal merupakan risiko serius dalam transportasi laut, terutama kapal penumpang dengan intensitas operasional tinggi. Penyebab umum meliputi kegagalan mesin, instalasi listrik yang tidak optimal, panas berlebih, hingga perawatan yang kurang memadai. Insiden ini berpotensi menimbulkan korban jiwa, kepanikan massal, kerusakan kapal, serta klaim hukum dari penumpang. Evakuasi di laut juga membawa risiko tambahan seperti cuaca, gelombang, dan keterbatasan alat keselamatan. Tanpa perlindungan asuransi yang komprehensif, operator kapal dapat menghadapi kerugian finansial besar, termasuk biaya evakuasi, perbaikan kapal, kompensasi penumpang, dan penghentian operasional.
Jenis Asuransi yang Dibutuhkan
- Marine Hull & Machinery Insurance
Menjamin kerusakan kapal dan mesin akibat kebakaran atau kecelakaan laut. - Passenger Liability Insurance
Melindungi operator dari klaim penumpang akibat cedera, trauma, atau kerugian selama pelayaran. - Protection & Indemnity (P&I Insurance)
Menanggung tanggung jawab hukum terhadap penumpang, awak kapal, dan pihak ketiga. - Crew Personal Accident Insurance
Perlindungan kecelakaan bagi awak kapal saat bertugas. - Business Interruption Insurance
Menutup potensi kehilangan pendapatan akibat kapal tidak dapat beroperasi pasca-insiden.
Restoran Sambal Geledek Dilalap Api Dini Hari! Api Merembet hingga Lapak Limbah, Damkar Kerahkan 15 Unit
Kebakaran hebat melanda Restoran Sambal Geledek yang berlokasi di Jalan Galeong, Kelurahan Margasari, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, pada Minggu (11/1/2026) dini hari. Insiden terjadi sekitar pukul 00.04 WIB dan turut menghanguskan sebuah lapak limbah di sekitar area restoran, sehingga memicu kepanikan warga setempat.
Laporan awal diterima Pusdalops BPBD Kota Tangerang dari seorang warga. Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 00.20 WIB dan langsung melakukan penanganan. Api membakar lapak limbah seluas kurang lebih 1.000 meter persegi serta bangunan restoran seluas sekitar 100 meter persegi. Proses pemadaman terkendala jarak sumber air yang cukup jauh. Sebanyak 15 unit armada dan 53 personel dikerahkan hingga api berhasil dipadamkan sekitar pukul 05.30 WIB. Tidak ada korban jiwa, sementara kerugian masih dalam pendataan.
Risk Accident Review
Kebakaran pada usaha restoran memiliki risiko tinggi akibat penggunaan api terbuka, instalasi gas, dan peralatan listrik yang beroperasi terus-menerus. Keberadaan lapak limbah di sekitar lokasi memperbesar potensi penjalaran api dan meningkatkan tingkat kerusakan. Kendala akses air memperpanjang durasi kebakaran, yang dapat memperparah kerugian material dan risiko bisnis berhenti total. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden ini berpotensi menimbulkan kerugian finansial besar, klaim pihak ketiga, serta kehilangan pendapatan akibat operasional yang terhenti. Tanpa perlindungan asuransi yang tepat, pemilik usaha dapat mengalami tekanan keuangan serius pascakebakaran.
Jenis Asuransi yang Dibutuhkan
- Asuransi Properti (Property All Risks / Fire Insurance)
Menjamin kerusakan bangunan restoran dan aset akibat kebakaran. - Asuransi Isi Usaha (Contents Insurance)
Melindungi peralatan dapur, furnitur, dan perlengkapan usaha. - Asuransi Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga (Public Liability Insurance)
Menanggung klaim jika api merusak properti sekitar atau membahayakan warga. - Asuransi Gangguan Usaha (Business Interruption Insurance)
Mengganti kehilangan pendapatan selama restoran tidak dapat beroperasi. - Asuransi Kecelakaan Kerja Karyawan
Perlindungan bagi karyawan dari risiko cedera saat bekerja.
—
Deretan insiden tersebut menegaskan bahwa risiko dapat muncul kapan saja dan di sektor apa pun, sering kali dengan dampak finansial, hukum, dan reputasi yang jauh lebih besar dari perkiraan awal. Tanpa manajemen risiko yang terstruktur, standar keselamatan yang disiplin, serta perlindungan asuransi yang tepat—mulai dari properti, tanggung jawab hukum, kecelakaan kerja, hingga gangguan usaha—pelaku usaha dan operator transportasi berada dalam posisi yang sangat rentan. Di tengah meningkatnya intensitas kecelakaan dan kebakaran, pendekatan preventif dan protektif bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak untuk menjaga keberlangsungan bisnis dan keselamatan manusia.
—
JANGAN BUANG WAKTU ANDA DAN AMANKAN KEUANGAN DAN BISNIS ANDA DENGAN ASURANSI YANG TEPAT.
HOTLINE L&G 24 JAM: 0811-8507-773(TELEPON – WHATSAPP – SMS)
Situs web: lngrisk.co.id
Email: halo@lngrisk.co.id
—

