Berita Kecelakaan

7 Pilihan Berita Kecelakaan Fatal 2024 di Indonesia – Minggu Ke-1 Mei

Liga Asuransi – Salam, para risk takers! Pada minggu pertama di bulan Mei 2024, kami kembali menyajikan serangkaian berita mengenai insiden-insiden kecelakaan di Indonesia yang mengundang perhatian kita semua. Risiko bisa mengintai di mana saja dan kapan saja, dan tidak mengenal siapa yang menjadi korban. Kecelakaan memang tidak bisa kita prediksi kapan terjadinya, tapi kita memiliki kemampuan untuk mengurangi dampaknya dengan memberikan prioritas pada keselamatan. Dalam artikel ini, kami telah menghimpun tujuh berita kecelakaan yang akan memperdalam pemahaman kita tentang pentingnya keselamatan dalam kehidupan sehari-hari.

Yuk tetap waspada dan menjaga diri sendiri serta orang-orang terdekat kita. 

Tragisnya Kecelakaan Bus Rombongan di Tol Semarang-Batang: Dua Tewas, 14 Luka 

Kecelakaan maut antara bus rombongan yang mengangkut siswa sekolah dengan truk di ruas Tol Semarang-Batang KM 352, Desa Juragan, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, telah menelan korban jiwa dan melukai beberapa penumpang. Dua orang tewas dalam kecelakaan tersebut, yakni sopir mikrobus Singgih Gusyantoro (34 tahun) dan sopir cadangan Feri (46 tahun), sedangkan 14 penumpang lainnya mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit terdekat.

“Kecelakaan diduga terjadi karena sopir bus mengantuk,” ungkap Kepala Satuan Lalulintas Polres Batang, AKP Wigiyadi, pada Senin, 29 April 2024.

Kedua korban tewas tersebut berasal dari Kemayoran dan Bekasi. Menurut Wigiyadi, korban terjepit di bagian depan bus yang mengalami kerusakan parah, sehingga proses penyelamatan menjadi cukup sulit bagi petugas.

Peristiwa tragis itu bermula saat mikrobus rombongan siswa dari SMA Perjuangan Terpadu, Depok, bergerak dari arah Timur (Semarang) menuju Barat (Batang) melalui lajur kiri. Namun, saat melintasi jalan lurus dan datar, sopir diduga mengantuk sehingga kehilangan konsentrasi.

Seiring dengan itu, sebuah truk yang berada di jalur yang sama berada di depan mikrobus. Dengan jarak yang terlalu dekat, sopir bus tidak mampu mengendalikan kendaraannya sehingga menabrak bagian belakang truk.

“Sebanyak 14 penumpang mengalami luka-luka, dan dua penumpang selamat dari kecelakaan tersebut,” tambahnya.

Atas kejadian ini, Wigiyadi menyatakan bahwa ada pelanggaran Pasal 310 ayat (4) dan Pasal 310 ayat (2) Undang-Undang RI No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

“Setelah evakuasi penumpang dan kendaraan, petugas akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan,” ujarnya.

Source: https://www.metrotvnews.com/read/NleCpPGz-bus-rombongan-sekolah-kecelakaan-di-tol-batang-semarang-2-orang-tewas

Tinjauan Asuransi dan Manajemen Risiko :

  1. Asuransi Kendaraan 
  2. Asuransi Kecelakaan Diri
  3. Asuransi Tanggung Jawab Publik
  4. Asuransi Kesehatan
  5. Asuransi Jiwa

 

Gempa di Garut Membuat Kerugian Bertambah: 110 Rumah Terdampak

Sebuah insiden tragis terjadi di Jalur Pantura Patebon Kendal pada Senin (22/4/2024) malam sekitar pukul 18:30 WIB, ketika sebuah truk bermuatan paket barang mengalami kecelakaan. Akibatnya, ratusan paket barang industri berserakan di jalan, menyebabkan gangguan lalu lintas yang signifikan.

Truk dan muatannya baru berhasil dievakuasi pada Selasa (23/4/2024) siang sekitar pukul 11:20 WIB setelah upaya yang intensif dari petugas kepolisian Polres Kendal.

Petugas kepolisian, dibantu oleh truk derek dan dump truk, bekerja keras untuk mengangkat satu per satu paket muatan yang tercecer di jalan. Jalur alternatif di Brangsong Kendal digunakan untuk mengalihkan lalu lintas dari arah Semarang – Kendal dan Jakarta – Kendal.

Menurut Kanit Gakkum Polres Kendal, Ipda M Heru Ardiantoro, kendala cuaca saat malam hari menjadi salah satu faktor utama yang menghambat proses evakuasi truk dan muatan pada malam kejadian.

Kronologi kecelakaan bermula ketika ban dalam bagian belakang kiri truk pecah saat melintas di Jalur Pantura Kendal. Patahnya as roda bagian belakang akibat pecahnya ban menjadi penyebab utama kecelakaan tersebut.

“Saat ini, sopir truk masih dimintai keterangan di Mapolres Kendal,” kata Ipda Heru.

Truk yang dikemudikan oleh Alan tersebut membawa muatan paket barang dari Jakarta menuju Bali. Meskipun sebagian besar paket muatan sudah dievakuasi, pengendara dari arah Jakarta tetap diminta untuk berhati-hati karena sebagian paket masih berserakan di sisi kiri jalan.

Hingga pukul 12:00 WIB, lalu lintas di Pantura Patebon Kendal berangsur lancar setelah proses evakuasi selesai. Upaya-upaya mitigasi dan penyelidikan yang lebih lanjut diharapkan dapat menghindari kecelakaan serupa di masa mendatang.

Source:  https://nasional.kompas.com/read/2024/04/29/08463841/update-gempa-garut-110-rumah-terdampak-3-unit-rusak-berat

Tinjauan Asuransi dan Manajemen Risiko :

  1. Asuransi Properti & Gempa Bumi
  2. Asuransi Tanggung Jawab Publik 
  3. Asuransi Kendaraan
  4. Asuransi Jiwa
  5. Asuransi Kesehatan

 

Kebakaran Melanda Tanah Merah, Papua Selatan: 7 Kios, 1 Minibus, dan 11 Sepeda Motor Hangus Terbakar

Tanah Merah, sebuah kawasan di Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, dilanda kebakaran hebat pada pukul 10.30 WIT. Kebakaran ini menyebabkan tujuh unit kios, satu minibus, dan sebelas sepeda motor terbakar habis. Api yang cepat berkobar diduga berasal dari korsleting listrik di salah satu kios.

Kios-kios sembako dan konter HP menjadi sasaran utama kobaran api. Pemilik kios dan warga sekitar berjuang keras memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, bangunan kios yang terbuat dari kayu dan angin kencang membuat api dengan mudah menyebar ke kios-kios lainnya.

Meskipun penyebab pasti kebakaran belum diketahui dengan pasti, dugaan sementara menunjukkan bahwa korsleting listrik dari salah satu kios menjadi pemicu utama kebakaran. Upaya pemadaman dilakukan dengan segera setelah mobil pemadam kebakaran milik Satpol PP Kabupaten Boven Digoel bersama dengan satu unit mobil tangki dari warga tiba di lokasi kejadian.

Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tragis ini. Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai lebih dari Rp1 miliar. Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya kesadaran akan keamanan dan pencegahan kebakaran, terutama dalam lingkungan bisnis yang rawan terhadap insiden semacam ini.

Source: https://news.okezone.com/read/2024/04/28/340/3001834/kebakaran-hebat-di-boven-digoel-7-kios-dan-11-motor-ludes-terbakar

Tinjauan Asuransi dan Manajemen Risiko :

  1. Asuransi Kebakaran
  2. Asuransi Business Interuption 
  3. Asuransi Properti
  4. Asuransi Tanggung Jawab Publik
  5. Asuransi Kendaraan

 

Tragis: Pekerja Proyek Tewas Jatuh dari Ketinggian 14 Meter di Bendungan Bodung-budong, Sulbar

Sebuah insiden tragis mengguncang lokasi proyek Bendungan Bodung-budong, Desa Salulekbo, Mamuju Tengah, Sulawesi Barat (Sulbar). Seorang pekerja proyek bernama AJ (38), berasal dari Sumbah Tengah, Nusa Tenggara Timur, tewas setelah jatuh dari ketinggian sekitar 14 meter pada Sabtu (27/3/2024) lalu.

Satuan Reserse Kriminal Polres Mamuju Tengah (Mateng) telah mengambil alih penyelidikan atas kecelakaan kerja tersebut. Menurut Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Mateng, Fredy, sejumlah saksi telah diperiksa oleh tim penyidik. Namun, Fredy belum mengungkapkan jumlah pasti saksi yang telah dimintai keterangan.

“Ini merupakan tahap awal penyelidikan. Kami telah memeriksa beberapa saksi terkait insiden ini,” ungkap Fredy.

Kematian tragis AJ menjadi sorotan serius dan memunculkan pertanyaan tentang keselamatan kerja di lokasi proyek konstruksi. Pihak berwenang berkomitmen untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan ini dan memastikan bahwa langkah-langkah pencegahan yang tepat diambil untuk mencegah kejadian serupa terjadi di masa depan.

Source: https://jateng.tribunnews.com/2024/04/30/kecelakaan-kerja-pekerja-proyek-bendungan-tewas-terjatuh-dari-ketinggian-14-meter#google_vignette

Tinjauan Asuransi dan Manajemen Risiko :

  1. Asuransi Kecelakaan Kerja
  2. Asuransi Tanggung Jawab Publik
  3. Asuransi Jiwa

 

Kecelakaan Truk di Jalan Siliwangi, Sukabumi: Satu Tewas, Lima Luka-luka 

Kecelakaan maut mengguncang Jalan Siliwangi, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Selasa (30/4/2024). Truk Hino Blind dengan nomor plat B 9750 UXT yang dikemudikan oleh Sugianto menjadi pelaku kecelakaan yang merenggut satu nyawa dan melukai lima orang lainnya.

Menurut keterangan Kasatlantas Polres Sukabumi, AKP Fiekry Adi Perdana, kecelakaan terjadi ketika truk melaju dari arah Palabuhanratu menuju Citepus. Diduga sopir truk kehilangan kesadaran sesaat atau mengantuk, sehingga menyebabkan truk menyimpang ke kiri jalan. Tabrakan tak terhindarkan ketika truk menabrak bagian belakang mobil pikap Isuzu F 8677 VC yang sedang parkir di pinggir jalan. Mobil pikap dikemudikan oleh Asep dan membawa penumpang Eki Lesmana.

“Karena jarak sudah terlalu dekat, kecelakaan tidak dapat dihindari. Truk menabrak pikap dan menyeretnya, merenggut beberapa korban yang sedang memasang baliho, termasuk Rafli, Reki Zaenal, Raihan Maulana, dan Cepi,” ungkap Fiekry.

Seluruh korban segera dievakuasi ke rumah sakit, namun tragisnya, satu orang bernama Cepi mengalami luka berat di kepala dan meninggal dunia saat mendapatkan perawatan medis. Kecelakaan ini menjadi peringatan akan pentingnya kesadaran dan kewaspadaan di jalan raya, serta perlunya tindakan preventif untuk mencegah kecelakaan serupa terjadi di masa depan.

Source: https://jabar.inews.id/berita/kecelakaan-truk-tabrak-pikap-di-palabuhanratu-sukabumi-1-orang-tewas-5-luka-luka

Tinjauan Asuransi dan Manajemen Risiko :

  1. Asuransi Kendaraan
  2. Asuransi Kecelakaan Diri
  3. Asuransi Tanggung Jawab Publik
  4. Asuransi Kesehatan
  5. Asuransi Jiwa

 

Tragedi Tiga ABK Tewas Terjebak di Tangki Kapal: Diduga Akibat Gas Beracun

Kantor SAR (Basarnas) Jakarta telah mengungkap penyebab kematian tragis tiga Anak Buah Kapal (ABK) Tugboat (TB) Sakata Maju, yang ditemukan tewas terjebak di dalam tangki kapal pada Minggu (28/4/2024) malam. Menurut laporan, ketiga korban diduga meninggal dunia setelah terpapar gas beracun di dalam tangki kapal.

Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, menjelaskan bahwa awalnya pihaknya menerima laporan mengenai ABK yang meninggal di dalam kapal. “Ketiga orang ABK ini awalnya melakukan pembersihan main hole tangki air serta melakukan pengecatan sekitar pukul 10.30 WIB, Minggu pagi,” ujar Desiana.

Desiana menceritakan bahwa salah seorang ABK pertama kali ditemukan pingsan di dalam tangki tersebut. Kemudian, dua ABK lainnya mencoba melakukan pertolongan dengan masuk ke dalam tangki. Namun, sayangnya, ketiganya juga pingsan dan terjebak di dalam main hole tangki tersebut.

Personel Basarnas Jakarta segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan proses evakuasi terhadap korban. Mereka dilengkapi dengan peralatan Self Contained Breathing Apparatus (SCBA) untuk mengantisipasi gas beracun di dalam ruangan.

“Karena kami prediksi ada gas beracun di ruangan tersebut,” tambahnya.

Proses evakuasi dilakukan dengan sistem pengangkatan, dan ketiga jenazah korban berhasil diangkat sekitar pukul 22.52 WIB pada malam itu. Mereka kemudian dibawa menggunakan RIB 03 Jakarta menuju Pelabuhan Marunda, dan selanjutnya dievakuasi menggunakan ambulance menuju Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.

Adapun tiga ABK yang tewas tersebut masing-masing bernama Wibi Santoso Pratama (26), Tegar Saputra Sandyardi (27), dan Mohammad Jainudin (54).

Peristiwa tragis ini menjadi peringatan akan bahaya gas beracun di lingkungan kerja kapal, serta pentingnya penerapan protokol keselamatan yang ketat untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Source: https://wartakota.tribunnews.com/2024/04/30/tiga-abk-ditemukan-tewas-di-dalam-tangki-kapal-kantor-sar-jakarta-ungkap-penyebabnya

Tinjauan Asuransi dan Manajemen Risiko :

  1. Asuransi Kendaraan
  2. Asuransi Jiwa
  3. Asuransi Kesehatan
  4. Asuransi Tanggung Jawab Publik

 

Kebakaran Besar Melanda Ruko di Mustikajaya, Hingga 20 Personil Dikerahkan

Sebuah kebakaran melanda ruko di kawasan Mustikajaya, Kota Bekasi, Jawa Barat, menyebabkan kepanikan di sekitar area tersebut. Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bekasi segera merespons laporan tersebut dan sudah berada di lokasi untuk memadamkan api.

“Ya, benar ada kebakaran di Mustikajaya,” kata Supardi, petugas call center Damkar Kota Bekasi, saat dihubungi pada pukul 14.15 WIB, Minggu (28/4/2024).

Kebakaran terjadi di sebuah ruko yang berlokasi di Jalan Raya Mustikajaya, dekat dengan BKKN Kota Bekasi. Laporan tentang kejadian ini masuk sekitar pukul 13.15 WIB.

Supardi menjelaskan bahwa Damkar Kota Bekasi telah mengirimkan empat unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian. Saat ini, proses pemadaman api telah memasuki tahap pendinginan.

“Dua unit berasal dari Rawa Lumbu, dan dua unit lainnya dari Mutiara Gading Timur. Jumlah personel yang terlibat dalam pemadaman mencapai lebih dari 20 orang, dengan rata-rata 6 orang per unit mobil,” ungkap Supardi.

“Ia juga menambahkan, “Saat ini, kondisinya sudah dalam tahap pendinginan.”

Sementara itu, belum ada informasi yang pasti mengenai jumlah ruko yang terbakar maupun penyebab pasti kebakaran tersebut. Demikian juga, belum ada laporan resmi mengenai jumlah kerugian yang diakibatkan oleh kebakaran ini.

Source: https://news.detik.com/berita/d-7314619/ruko-di-mustikajaya-bekasi-kebakaran-4-unit-damkar-meluncur

Tinjauan Asuransi dan Manajemen Risiko :

  1. Asuransi Properti
  2. Asuransi Tanggung Jawab Publik
  3. Asuransi Karyawan

Artikel ini dipersembahkan oleh Broker Asuransi L&G Insurance Broker.

MENCARI PRODUK ASURANSI? JANGAN BUANG WAKTU ANDA DAN HUBUNGI KAMI SEKARANG

24 JAM L&G HOTLINE: 0811-8507-773 (CALL – WHATSAPP – SMS)

Website: lngrisk.co.id

Email: customer.service@lngrisk.co.id

Most Popular

L&G Risk Construction Insurance Broker
To Top
L&G Insurance Broker Registered by
Otoritas Jasa Keuangan
KEP-667/KM.10/2012
Mau terhindar dari risiko rugi besar terhadap Kargo Anda?
Chat kami sekarang di WhatsApp untuk info lengkap!
Proses Cepat & Aman (Terjamin OJK)
L&G Insurance Broker Registered by OJK KEP-667/KM.10/2012
Proses Mudah & Aman (Terjamin OJK)
Mau terhindar dari risiko rugi besar terhadap Kargo Anda?
Chat kami di WhatsApp untuk info lengkap!