{"id":2208,"date":"2020-07-20T07:32:51","date_gmt":"2020-07-20T00:32:51","guid":{"rendered":"http:\/\/ligaasuransi.com\/?p=2208"},"modified":"2020-07-20T07:32:51","modified_gmt":"2020-07-20T00:32:51","slug":"7-berita-asuransi-pilihan-minggu-ke-3-bulan-juli-2020","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ligaasuransi.com\/zh\/7-berita-asuransi-pilihan-minggu-ke-3-bulan-juli-2020\/","title":{"rendered":"7 Berita Asuransi Pilihan Minggu ke-3 Bulan Juli 2020"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"http:\/\/ligaasuransi.com\">Liga Asuransi<\/a> &#8211; Memasuki minggu ke-3 bulan Juli 2020, kegiatan ekonomi sudah semakin bergairah walau masih dalam kondisi terbatas. Sudah mulai banyak informasi peluang bisnis di berbagai sektor.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa proyek yang sempat tertunda sebelum wabah COVID-19 kini satu persatu sudah mulai dilanjutkan. Beberapa mall secara perlahan sudah mulai dibuka kembali. Demikian juga dengan angkutan umum seperti kereta api Commuter, MRT dan busway sudah semakin banyak yang beroperasi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bersamaan dengan kebangkitan ekonomi, industri perasuransian juga semakin aktif bergerak. Beberapa perusahaan asuransi yang bernaung dibawah bendera BUMN seperti Askrindo dan Jiwasraya terus berbenah. Askrindo akhir pekan lalu baru saja melakukan pergantian direksi. Jiwasraya juga terus berbenah sambil menyelesaikan masalah hukum yang prosesnya semakin seru.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu masalah AJB Bumiputera tampaknya semakin runyam setelah para pemegang polis dan karyawan mengadukan nasibnya ke DPR.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut hasil penelitian di London, InsureTech semakin mendesak untuk diterapkan di industri perasuransian untuk mempercepat mengatasi permasalahan industri asuransi secara keseluruhan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk lebih lengkapnya, seperti biasa berikut ini kami tulis ringkasan 7 berita asuransi yang sudah kami pilihkan untuk Anda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">I like Monday&#8230;\u00a0<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><b>Erick Thohir tunjuk empat direktur baru Askrindo\u00a0<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><b>KONTAN.CO.ID 17 Juli 22020 &#8211; JAKARTA. <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Kementerian BUMN menetapkan empat jajaran Direksi baru pada PT Asuransi Kredit Indonesia, anggota Holding Perasuransian dan Penjaminan pada Kamis (16\/7). \u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara melalui Surat Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor: SK-241\/MBU\/07\/2020 dan Nomor: 019\/SK-DIR\/CORP\/BPUI\/VII\/2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi PT. Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) yang disampaikan pada hari Kamis 16 Juli 2020 di Gedung Graha CIMB Niaga, Jakarta.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengutip siaran pers, Kamis (16\/7), SK Pengangkatan Anggota Direksi yang baru diserahkan oleh Asisten Deputi Bidang Asuransi dan Jasa Lainnya, Anindita Eka Wibisono dan didampingi Direktur Utama PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia, Robertus Billitea.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut adalah susunan Direksi yang baru:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Direktur Utama\u00a0\u00a0 \u00a0\u00a0\u00a0 \u00a0\u00a0\u00a0 \u00a0: Dedi Sunardi<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Direktur Keuangan\u00a0\u00a0 \u00a0\u00a0\u00a0 \u00a0: Liston Simanjuntak<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Direktur Teknik\u00a0\u00a0 \u00a0\u00a0\u00a0 \u00a0\u00a0\u00a0 \u00a0: Vincentius Wilianto<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Direktur Kepatuhan dan SDM\u00a0\u00a0 \u00a0: Kun Wahyu Wardana<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Direktur Operasional Ritel\u00a0\u00a0 \u00a0: Anton Fadjar Siregar<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Direktur Operasional Komersial\u00a0\u00a0 \u00a0: Dwi Agus Sumarsono\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Manajemen baru diharapkan dapat membawa\u00a0 Askrindo menjadi perusahaan penanggung risiko yang unggul dengan layanan global guna mendukung perekonomian nasional.\u00a0<\/span><\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li><b>Ada Nama Pak Haji, Panda &amp; Chief di Jiwasraya, Siapa Mereka?<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><b>Jakarta, CNBC Indonesia &#8211; <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Sidang lanjutan megaskandal dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) kembali digelar pada Senin kemarin (13\/7\/2020) untuk meminta keterangan dari para saksi, termasuk saksi-saksi dari internal Jiwasraya pada saat kasus ini terjadi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam sidang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang dihelat Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin kemarin (13\/7\/2020), Agustin Widiastuti, Kepala Divisi Keuangan dan Investasi Jiwasraya periode 2011 dan 2014 mengungkapkan adanya penggunaan nama samaran yang digunakan para terdakwa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nama samaran atau alias ini diduga kuat untuk menghindari pelacakan saat berkomunikasi melalui layanan pesan singkat maupun telepon.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Saya akui nama samaran Rieke, Syahmirwan menggunakan nama samaran Mahmud. Heru Hidayat nama samarannya Pak Haji, Joko Hartono nama samaran Panda, Hary Prasetyo namanya Rudy dan Hendrisman Rahim nama samarannya Chief,&#8221; begitu pengakuan Agustin di ruang sidang, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Bungur, Senin (13\/7\/2020).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam kesaksiannya, Agustin mengaku, dirinya diberikan satu ponsel sekali pakai oleh Syahmirwan, mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan Asuransi Jiwasraya. Dalam ponsel itu hanya berisi kontak dari nama-nama samaran tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi, pada akhir 2018 ponsel iPhone 6 dengan nomor telepon miliknya diperintahkan Syahmirwan untuk dihancurkan untuk menghilangkan jejak baik percakapan maupun telepon di nomor yang biasanya digunakan untuk bertransaksi terkait penempatan investasi Jiwasraya, baik melalui saham maupun reksa dana.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Permintaan Syahmirman, biar gak ketahuan. Desember 2019, saya hancurkan lagi, kenapa? itu juga diminta Syahmirwan beserta nomornya,&#8221; jelasnya.<\/span><\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li><b>Asuransi Bokong, Nikita Mirzani Rogoh Rp 30 Juta\/Tahun\u00a0<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><b>Jakarta, CNBC Indonesia &#8211;<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Sejumlah selebriti diketahui melakukan asuransi pada anggota tubuh mereka. Bagian tubuh yang diasuransikan bermacam-macam mulai dari kaki, jari, hingga bokong.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti halnya Jennifer Lopez atau yang akrab dengan sapaan JLo mengasuransikan bokongnya dengan nilai mencapai US$ 27 juta atau sekitar Rp 360 miliar. Di Indonesia, salah satu artis kontroversial yakni Nikita Mirzani melakukan asuransi juga pada bokongnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dia mengakui bahwa asuransi ini dilakukan karena iseng saja. Sebab salah satu marketing asuransi menawarkannya asuransi tubuh dan ia pun tertarik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Niki ada asuransi di pantat, ini masih asli belum diapa-apain padahal sudah punya anak tiga. Iseng aja waktu itu orang asuransi datang nawarin asuransi badan ya udah Niki bilang pantat aja,&#8221; ujar Nikita saat berbincang di Podcast Cuap-Cuap Cuan<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> CNBC Indonesia.<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nikita pun menambahkan bahwa premi asuransi yang harus dibayarkan selama setahun adalah sekitar Rp 30 jutaan lebih. Asuransi itu bisa diklaim jika bokongnya mengalami masalah.<\/span><\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li><b>DPR akan membahas masalah AJB Bumiputera setelah reses<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><b>KONTAN.CO.ID &#8211; J<\/b> <b>Jumat, 17 Juli 2020<\/b> <b>AKARTA.<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) berencana akan membahas masalah Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 setelah reses.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cNanti akan dibahas pada rapat internal pasca reses. Kemungkinan bulan Agustus 2020,\u201d kata Anggota Komisi XI DPR Kamrussamad, Kamis (16\/7).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurutnya, permasalahan Bumiputera penting untuk dibahas karena menyangkut nasib jutaan pemegang polis serta karyawan perusahaan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ia juga berharap adanya kepastian implementasi PP No.87 tahun 2019 dengan memulai perundingan antara pemangku kepentingan yaitu RUA, Dewan Komisaris, Dewan Direksi dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk membuat program penyelamatan bersama di AJB Bumiputera 1912.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelumnya, ribuan nasabah mengirimkan surat ke beberapa lembaga pemerintah untuk mendesak Bumiputera membayarkan kewajiban seperti OJK, DPR, Ombudsman, Presiden Joko Widodo serta Bumiputera. Surat tersebut dikirimkan pada awal Juli lalu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perwakilan nasabah, Fien Mangiri berharap surat tersebut diterima oleh Komisi XI DPR. Dengan begitu, akan ada mediasi antara pihak terkait.\u00a0<\/span><\/p>\n<ol start=\"5\">\n<li><b>BPJamsostek Bayar 1,33 Juta Klaim JHT Rp16,47 Triliun<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><b>Bisnis.com<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, 18 <\/span><b>Juli 2020 \u00a0JAKARTA<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> &#8211; BPJamsostek (BPJS Ketenagakerjaan) telah membayar 1,33 juta klaim Jaminan Hari Tua (JHT) senilai Rp16,47 triliun hingga 15 Juli 2020.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Irvansyah Utoh Banja, Deputi Direktur Bidang Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga BPJamsostek, menuturkan bahwa pandemi COVID-19 memicu lonjakan pemutusan hubungan kerja (PHK) yang secara tidak langsung berpengaruh pada meningkatnya klaim JHT.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat lima wilayah yang memiliki jumlah klaim tertinggi yaitu Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan DIY, serta Jawa Timur.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Irvansyah menambahkan bahwa klaim dilakukan lewat Layanan Tanpa Kontak Fisik (Lapak Asik) yang telah diimplementasikan di seluruh kantor cabang sejak Maret lalu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat tiga kanal dari layanan tersebut, yakni daring, luring dan kolektif. Dari ketiga kanal yang disediakan tersebut,\u00a0daring\u00a0menjadi sarana yang paling banyak digunakan oleh peserta yaitu sebesar 80 persen.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Peserta dapat mengajukan proses klaim tanpa harus datang ke kantor cabang. Peserta cukup menunggu proses konfirmasi yang akan dilakukan oleh petugas BPJAMSOSTEK melalui panggilan telepon atau\u00a0video call.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Irvansyah menjelaskan prosedur yang harus dilalui untuk melakukan klaim dari rumah antara lain konfirmasi validitas data peserta. Pertama, peserta registrasi melalui aplikasi BPJSTKU atau situs antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian pihak yang akan mengklaim JHT hanya perlu memilih tanggal, waktu pengajuan, dan kantor cabang yang masih tersedia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dokumen yang sudah dipindai kemudian dikirimkan melalui tautan yang diterima pada email yang telah didaftarkan paling lambat H-1 sebelum tanggal pengajuan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, siapkan seluruh dokumen asli yang harus ditunjukkan saat dihubungi melalui panggilan video. Jika dokumen dinyatakan lengkap, akan diproses lebih lanjut dan klaim JHT akan ditransfer ke rekening bank milik peserta.<\/span><\/p>\n<ol start=\"6\">\n<li><b>Berkat Asuransi Pertanian, Petani di Aceh yang Kena Banjir Rob Bisa Ajukan Klaim\u00a0<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">KOMPAS.com\u00a0 17\/07\/2020\u2013 Petani yang telah mengikuti asuransi pertanian bisa mengajukan klaim jika terjadi sesuatu pada lahan pertaniannya. Hal itu seperti petani di Desa Suak Ribee, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat yang lahan sawahnya seluas 15 hektar (ha) terancam gagal panen akibat banjir rob. Kementerian Pertanian ( Kementan) pun mengimbau petani yang sudah ikut asuransi pertanian untuk segera mengurus klaim.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal senada juga disampaikan Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Sarwo Edhy. Menurut dia, petani akan mendapat ganti atau klaim dari perusahaan asuransi, sehingga ada jaminan terhadap keberlangsungan usaha tani dan tidak terjadi gagal bayar terhadap kreditnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap petani yang mendapat pembiayaan KUR, sambung dia, harus mendaftar asuransi pertanian, khususnya untuk Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) dan Asuransi Usaha Ternak Sapi\/Kerbau (AUTS\/K). \u201cUntuk AUTP, premi yang harus dibayarkan sebesar Rp 180.000 per ha per masa tanam. Nilai pertanggungan sebesar Rp 6 juta per ha per masa tanam,\u201d ujar Dirjen PSP Kementan. Ia melanjutkan, premi pada AUTS\/K sebesar Rp 200.000 per ekor per tahun. Nilai pertanggungan adalah, ternak mati Rp 10 juta per ekor, ternak potong paksa Rp 5 juta per ekor, dan kehilangan Rp 7 juta per ekor.<\/span><\/p>\n<ol start=\"7\">\n<li><b>In pandemics InsureTechs can create opportunities from threats<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<h3><b>Asiainsurancereview.com 16 Jul 2020. <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Researchers from Cass Business School in London have suggested that COVID-19 will act as a catalyst for the industry-wide adoption of new digital initiatives in the insurance industry.<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">The new research has also suggested that the pandemic has promoted the value of firms having a chief risk officer (CRO) to navigate strategy and identify opportunities.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">The research study, authored by Cass alumna Sarah Ruberry and senior lecturer in insurance Dr Cormac Bryce, found that insurance organisations often prioritise inward-facing, prescriptive digital strategies, often to the detriment of an outward-facing integrated strategy to target upside risk.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">The rapid acceleration of COVID-19 to the level of a global pandemic has triggered business continuity plans across the world and has brought about a wholescale change in working practices for insurers.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">A survey with interviews across nine insurance companies of different sizes found that one in three CROs were either not looking at digital change \u2013 the implementation of InsurTech and other data-oriented digital initiatives \u2013 or not implementing it.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u2018Risk intelligence\u2019 through skills, knowledge, experience, education and training was also found to be largely lacking from board level downwards, emphasising resource limitations and unsatisfactory board engagement.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ms Ruberry said, \u201cThis research has implications for the future development of InsurTech and FinTech more generally.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cIn a hardening market, chasing down frictional cost drops down the agenda. However, investing in the right solutions can build a lasting strategic advantage. Insurers who can facilitate adequately-priced risks through efficient mining and analysis of data will be better positioned than their peers.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">She said, \u201cA year ago, the insurance industry would have dismissed the idea of a wholesale working-from-home model and new business not needing to be conducted in person. COVID-19 has created an opportunity.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">The recommendations made by the research team included:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Insurance and reinsurance firms should focus on transforming the traditional perception of risk as the \u2018second line of defence\u2019 into a value-identifying \u2018second line of opportunity\u2019<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Commercial insurers cannot afford a \u2018wait and see\u2019 policy on technological modernisation, especially when forward looking competitors are already adapting and adopting.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Informasi ini dipersembahkan oleh <\/span><b>L&amp;G <a title=\"L&amp;G Broker Asuransi\" href=\"http:\/\/lngrisk.co.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Insurance Broker<\/a>. A smart insurance broker<\/b><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Liga Asuransi &#8211; Memasuki minggu ke-3 bulan Juli 2 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2111,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[45],"tags":[102,107,161,236,320,321,326,327,424,587],"class_list":{"0":"post-2208","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-ulas-berita","8":"tag-askrindo","9":"tag-asuransi-badan","10":"tag-asuransi-jiwasraya","11":"tag-asuransi-pertanian","12":"tag-bpjamsostek","13":"tag-bpjs","14":"tag-broker-asuransi","15":"tag-broker-asuransi-indonesia","16":"tag-jiwasraya","17":"tag-top-news-asuransi"},"post_mailing_queue_ids":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ligaasuransi.com\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2208","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ligaasuransi.com\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ligaasuransi.com\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ligaasuransi.com\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ligaasuransi.com\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2208"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/ligaasuransi.com\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2208\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ligaasuransi.com\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2111"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ligaasuransi.com\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2208"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ligaasuransi.com\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2208"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ligaasuransi.com\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2208"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}