{"id":3950,"date":"2022-01-18T08:58:51","date_gmt":"2022-01-18T01:58:51","guid":{"rendered":"http:\/\/ligaasuransi.com\/?p=3950"},"modified":"2024-08-09T12:21:35","modified_gmt":"2024-08-09T05:21:35","slug":"data-dan-fakta-kecelakaan-proyek-tahun-2021","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/ligaasuransi.com\/zh\/data-dan-fakta-kecelakaan-proyek-tahun-2021\/","title":{"rendered":"Data dan Fakta Kecelakaan Proyek Tahun 2021"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"http:\/\/ligaasuransi.com\">Liga Asuransi<\/a> &#8211; Sidang pembaca yang luar biasa, apa kabar? Sebelum sibuk dengan proyek-proyek di tahun 2022 ini, mari sejenak kita menengok ke tahun 2021.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Walau tidak banyak diberitakan akan tetapi ternyata banyak terjadi kecelakaan proyek pada tahun lalu. Hampir terjadi seluruh Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini membuktikan sinyalemen bahwa pekerjaan konstruksi menghadapi resiko yang lebih besar dibandingkan dengan pekerjaan lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pekerjaan konstruksi adalah membangun yang belum ada menjadi ada. Pada saat pekerjaan membangun itu melalui proses yang rumit karena menghadapi ketidakpastian karena materi konstruksi, alat dan pekerja harus bekerja untuk mewujudkan bangunan fisik yang masih berupa ide dalam sebuah gambar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak faktor yang dapat menimbulkan kecelakaan proyek. Faktor material yang mungkin tidak sesuai dengan spesifikasi. Faktor kemampuan alat yang digunakan yang mungkin tidak dapat digunakan sesuai dengan kemampuan yang disyaratkan. Keahlian dari para kerja di dalam melakukan tugas-tugasnya. Dan faktor penting lainnya adalah faktor bencana alam. Hujan, banjir, tanah longsor, gempa bumi dan lain-lain yang datang secara tiba-tiba dan merusak bangunan yang sudah sempat didirikan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena itu dari sudut manajemen risiko dan asuransi, pekerjaan konstruksi termasuk kategori pekerjaan yang beresiko tinggi (high risks).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena itu agar proyek konstruksi dapat berjalan dengan baik dan lancar maka diperlukan adanya perencanaan manajemen risiko dan asuransi sebelum proyek dimulai.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biasanya masalah resiko, asuransi, tanggung jawab dan penggantian dimasukkan di dalam kontrak kerja antara pemilik (project owner) dengan kontraktor.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk memberikan gambaran dan persepsi bahwa resiko kecelakaan proyek itu nyata, berikut ini kami tuliskan beberapa berita kecelakaan yang terjadi di Indonesia pada tahun 2021 lalu yang kami dapatkan dari berita online antara lain detik.com, kumparan.com, WARTAKOTALIVE.COM, dan lain-lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kami berharap dengan tulisan ini akan dapat membantu Anda untuk memastikan bahwa program keselamatan proyek harus benar-benar menjadi prioritas. Yang penting juga adalah mempersiapkan jaminan asuransi proyek yang terbaik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika Anda tertarik dengan tulisan ini silahkan dibagikan kepada rekan-rekan Anda agar mereka juga paham seperti Anda.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Pekerja Meninggal Terjatuh ke Laut, DPRD Batam Soroti Keselamatan Kerja PT ASL<\/b><\/p>\n<p><b>https:\/\/kumparan.com\/<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anggota Komisi IV DPRD Batam, Mohamad Mustofa, menyayangkan dugaan kecelakaan kerja yang kembali terjadi di kawasan PT. ASL Shipyard, Tanjung Uncang, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam, Kepulauan Riau.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Diketahui, pada Selasa (2\/11) kemarin Hubertus Dewa alias Deni (28) terjatuh saat bekerja diatas kapal. Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 WIB.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Ini kejadian kecelakaan buka sekali dua kali di PT ASL yang menelan korban jiwa,&#8221; ujar Mustofa saat dikonfirmasi, Jumat (5\/11).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari catatan Mustofa, kejadian kecelakaan kerja di PT ASL sepanjang 2021 sudah ada tiga aduan dari karyawan. Pada Maret 2021, seorang pekerja Patrick Natanael Sitompul harus meregang nyawa di lokasi kejadian usai terjatuh dari salah satu kapal super tanker dengan ketinggian 25 meter.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Kejadian menimpa Patrick dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) kami sudah ingatkan kepada perusahan untuk meningkatkan dan mengevaluasi. Ini harus dijalankan jangan ada human error yang menjadi penyebab kecelakaan lagi,&#8221; ketus dia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun baru-baru ini kecelakaan kerja terjadi kembali dan menelan korban jiwa. Ia pun meminta pihak berwajib untuk turun tangan mengusut insiden tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Jika ditemukan kelalaian akan ada sanksi yang diterima pihak perusahaan,&#8221; terang dia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk ke depan ia berharap perusahan bisa memastikan keselamatan bagi pekerja mereka dalam aktivitas. Menurutnya, keselamatan kerja itu penting, safety bagi para pekerja harus diperketat oleh perusahaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dia juga menyoroti fungsi pengawasan dari Dinas Tenaga Kerja. Ia menilai Disnaker harus melihat, bagaimana bisa masih ada kejadian kecelakaan kerja di perusahan yang sama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Jadi Disnaker tak berfungsi, bekerja seperti ada laporan baru turun. Seharusnya peran\u00a0 pengawasan mencegah tidak terjadi insiden apapun itu,&#8221; tegas dia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dia berjanji dalam waktu dekat akan turun ke perusahan dan mengagendakan rapat dengar pendapat (RDP) yang melibatkan pihak terkait.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Senada juga disampaikan Ketua DPD FSP LEM SPSI Kepri, Saiful Badri. Ia menyayangkan kecelakaan kerja di PT tersebut yang merenggut korban jiwa kembali terulang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Ini ada apa sama perusahan, seperti apa pengawasan mereka. Seharusnya kasus yang lama bisa jadi pelajaran namun, ini tidak ada,&#8221; tegas dia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Saiful, kasus kecelakaan kerja yang menimpa karyawan harus diusut dengan tuntas dengan pedoman undang-undang Ketenagakerjaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dia menilai Disnaker Provinsi Kepri tak berpihak kepada para karyawan dalam menangani kasus kecelakaan kerja yang acap kali terjadi di perusahaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Sejauh mana peran Disnaker menyikapi kecelakaan kerja ini? Pengawasan itu yang lemah,&#8221; beber dia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Jadi apa bila ada kasus kecelakaan kerja di perusahaan Disnaker tidak ada penindakan dan sanksi yang diberikan. Karena tak ada jalan kita akan laporkan kepada Kemenaker untuk dapat turun,&#8221; imbuh dia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara ini kepripedia belum berhasil mengkonfirmasi kepada pihak perusahaan terkait insiden dugaan kecelakaan kerja tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Pekerja di Palembang Tewas Tersedot Pompa PDAM, Kepala dan Tangan Hilang<\/b><\/p>\n<p><b>https:\/\/kumparan.com\/<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Herman Sawiran (41) warga Gandus, Palembang tewas dalam kecelakaan kerja, Minggu (12\/12). Korban ditemukan dengan kondisi tidak utuh dengan kepala dan tangan yang hilang. Keluarga korban berharap agar sisa tubuh korban dapat ditemukan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Istri korban, Fatmawati (32) mengatakan suaminya tewas kecelakaan kerja diduga tersedot mesin pompa PDAM di tepian tepian sungai Ogan Kecamatan Jakabaring Palembang. \u201cKami berharap agar potongan tubuhnya ditemukan,\u201d katanya, Selasa (21\/12).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ayah korban, Bahusin (53) menambahkan, korban tewas saat mengerjakan\u00a0 pemasangan mesin pompa PDAM. Korban diduga sedang menyelam untuk mengerjakan pemasangan mesin pompa PDAM.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cKemungkinan selang oksigen dari kompresor putus, korban kemudian ditemukan dalam keadaan sudah tewas dengan kondisi tidak utuh,\u201d katanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat kejadian keluarga korban sudah melapor Polsek Seberang Ulu. \u201cIya kejadiannya pekan lalu pihak keluarga sudah melapor,\u201d katanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi, membenarkan laporan korban dan sedang ditindak lanjuti oleh petugas. \u201cDugaan kecelakaan kerja, namun masih didalami,\u201d katanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Direktur Utama, PDAM Tirta Musi, Andy Wijaya, membenarkan kejadian itu, pihaknya sudah melaporkan kejadian ke pihak kepolisian. Namun untuk proyek berkaitan dengan kejadian itu, menurutnya bukan proyek PDAM.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cUntuk berkaitan kejadian itu kami tidak bisa bicara banyak dan sudah dilaporkan kepada pihak berwajib dan itu bukan proyek PDAM,\u201d singkat Andy.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Miris, Dua Kecelakaan Kerja Terjadi di Proyek LRT Hanya Dalam Waktu Kurang dari Sepekan<\/b><\/p>\n<p><b>WARTAKOTALIVE.COM\u00a0<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hanya dalam sepekan, dua kecelakaan kerja terjadi di proyek Light Rapid Transit (LRT) atau Lintas Rel Terpadu.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Peristiwa pertama dialami oleh seorang pekerja proyek bernama Indra (21) asal Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Korban dilaporkan terjatuh dari atas proyek LRT setinggi delapan meter di Jalan Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan pada Kamis (21\/10\/2021).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pasca terjatuh, korban mengalami kejang-kejang dan tak sadarkan diri ketika dilarikan ke Rumah Sakit MMC, Setiabudi, Jakarta Selatan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hingga Senin (25\/10\/2021), korban diketahui masih dirawat secara intensif di ICU Rumah Sakit MMC.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Akan kita update, segera kita kabarkan,&#8221; ungkap Kapolsek Setiabudi, Kompol Beddy Suwendi dihubungi pada senin (25\/10\/2021).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kasus kecelakaan kerja kedua adalah tabrakan kereta Light Rapid Transit (LRT) atau Lintas Rel Terpadu yang terjadi di lintasan jalur rel Cibubur-Cawang, tepatnya KM 12 Tol Jagorawi pada Senin (25\/10\/2021) siang terjadi saat uji coba kereta.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kecelakaan tersebut diungkapkan Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Argo Wiyono termasuk dalam kategori kecelakaan kerja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terkait hal tersebut, pihaknya masih melakukan pemeriksaan kecelakaan, mengingat proses evakuasi masih berlangsung.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Pekerja di Tulungagung Tewas Terjatuh dari Ketinggian 12 Meter Saat Pasang Atap<\/b><\/p>\n<p><b>https:\/\/news.detik.com\/<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tulungagung &#8211; Seorang pekerja di salah satu pabrik plastik di Tulungagung tewas setelah terjatuh dari ketinggian 12 meter. Korban mengalami kecelakaan kerja saat memasang atap galvalum.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kapolsek Kalangbret AKP Pudji Hartanto mengatakan lokasi kejadian adalah di pabrik plastik Agro Cemerlang Plastindo di Desa Batangsaren, Kauman, Tulungagung. Korban adalah Mahmudi (48) warga Mojo, Kabupaten Kediri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Tadi kami menerima laporan kejadian sekitar pukul 10.30 WIB, kemudian langsung kami tindaklanjuti dengan mendatangi lokasi kejadian bersama tim Inafis dari Polres Tulungagung,&#8221; kata Puji kepada detikcom, Selasa (4\/1\/2022).<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Polisi Selidiki Ambruknya Proyek Jembatan di Ponorogo yang Tewaskan 2 Pekerja<\/b><\/p>\n<p><b>https:\/\/news.detik.com\/<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ponorogo &#8211; Proyek jembatan di Ponorogo ambruk hingga menewaskan dua pekerja. Polisi memeriksa 6 saksi mulai dari mandor proyek hingga rekan kerja korban.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Sekarang sedang dilakukan klarifikasi di Polsek. Jadi sisa pekerja yang lain sedang dimintai keterangan,&#8221; kata Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Jeifson Sitorus kepada wartawan, Kamis (16\/12\/2021).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Proyek jembatan itu ambruk sekitar pukul 09.00 WIB. Dua pekerja proyek jembatan di Desa Grogol, Kecamatan Sawoo itu tewas tertimpa runtuhan material jembatan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Proyek tersebut dikerjakan oleh CV Mutiara Jaya Trenggalek, mulai 8 Oktober hingga 21 Desember 2021 dengan nilai kontrak Rp 835 juta. Saat ini masih berjalan 40,36 persen.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Polisi Periksa Kontraktor terkait Robohnya Proyek Gedung SMAN 96<\/b><\/p>\n<p><b>https:\/\/apps.detik.com<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jakarta &#8211; Polisi menyelidiki robohnya proyek gedung SMAN 96 Jakarta di Cengkareng, Jakarta Barat. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan polisi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Untuk kecelakaan kerja sudah ada tujuh orang diperiksa,&#8221; kata Kanit Krimsus Polres Metro Jakarta Barat AKP Fahmi Fiandri saat dihubungi, Kamis (18\/11\/2021).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Proses penyelidikan gedung SMAN 96 roboh masih berlangsung. Saksi-saksi yang akan dimintai keterangan kemungkinan akan bertambah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sejauh ini sudah ada 7 orang saksi yang diperiksa. Ketujuh saksi tersebut dari pihak kontraktor yang mengerjakan proyek pembangunan gedung SMAN 96 Jakarta.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Ada supervisor sama pengawas lapangan yang sudah diperiksa sebagai saksi. Dugaan penyebabnya itu nanti dari forensik makanya forensik sedang turun,&#8221; terang Fahmi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat ini tim Labfor pun telah berada di TKP melakukan penyelidikan. Dugaan terjadinya proyek bangunan yang roboh itu masih dalam pendalaman pihak kepolisian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Diduga Terjadi Kesalahan<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelumnya, proyek gedung SMAN 96 Jakarta, Cengkareng, Jakarta Barat, roboh saat sedang direnovasi. Damkar Jakarta Barat mengungkap dugaan penyebabnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Diduga terjadi kesalahan konstruksi bangunan (bangunan sedang proses pembangunan),&#8221; ujar Kasi Ops Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat Sjukri Bahanan dalam keterangan tertulis, Rabu (17\/11).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sjukri menuturkan petugas damkar mulai mengevakuasi korban di lokasi kejadian pukul 14.58 WIB. Pada pukul 15.30 WIB, proses evakuasi selesai.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Empat unit mobil dan 20 personel damkar diterjunkan ke lokasi. Empat pekerja bangunan berinisial A, F, P, dan M terluka. Pemprov DKI dan kepolisian tengah menyelidiki robohnya proyek itu.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Crane Roboh Menimpa Rumah Warga Depok saat Bongkar Menara Air PDAM<\/b><\/p>\n<p><b>Merdeka.com\u00a0<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pembongkaran menara air milik PDAM Tirta Asasta di Jalan Mawar Raya Kota Depok, Jawa Barat menimpa rumah warga. Sebanyak tiga orang mengalami luka-luka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pantauan di lokasi kejadian memperlihatkan alat berat crane yang dipakai untuk merobohkan menara air PDAM roboh menimpa rumah yang berada tepat di sebelahnya. Demikian dilansir Antara, Jumat (15\/10).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di dalam rumah tersebut dihuni oleh lima orang keluarga masing-masing ayah, ibu dan tiga orang anak. Ketika peristiwa yang terjadi pukul 09.00 WIB tersebut, penghuni rumah naas itu, yaitu seorang ibu sedang berada di luar, dua anak yang berada di kamar samping terhindar dari tertimpa crane tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan ayahnya yang berada di depan rumah mengalami luka-luka di bagian kepala, anaknya yang bernama Yasmin kelas 1 SMP tertimpa bongkahan beton dan hingga 3 jam lamanya sekitar pukul 12.00 WIB masih dalam proses evakuasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Mohon doanya agar Yasmin bisa dievakuasi dengan selamat,&#8221; ujar sang ibu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seorang lagi Taher korban, juga mengalami luka-luka di bagian kepala. Hingga saat ini pukul 12.30 WIB masih dilakukan proses evakuasi terhadap Yasmin. [ray]<\/span><\/p>\n<p><b>Bagaimana cara mendapatkan jaminan asuransi proyek yang terbaik?<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terus terang tidak mudah untuk mendapatkan asuransi proyek yang terbaik. Karena resikonya yang tinggi sehingga tidak banyak perusahaan asuransi yang berminat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu diperlukan keahlian untuk menyusun proposal asuransi proyek atau yang dikenal dengan sebutan Construction Erection All Risks (CAR\/EAR) sehingga dapat dipahami oleh perusahaan asuransi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara terbaik untuk mengurus asuransi CAR\/EAR adalah dengan menggunakan jasa perusahaan broker asuransi. Broker asuransi adalah ahli asuransi yang sekaligus menjadi konsultan asuransi Anda. Mereka bekerja untuk Anda, bukan untuk kepentingan perusahaan asuransi. Broker asuransi ada di pihak Anda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tugas broker asuransi adalah mempelajari resiko Anda, merancang program asuransi yang sesuai dengan kondisi proyek, menegosiasikan kepada beberapa perusahaan asuransi, termasuk biaya premi asuransi yang paling efisien.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tugas broker asuransi yang paling penting adalah membantu Anda menyelesaikan klaim asuransi jika terjadi. Dalam hal ini mereka berperan sebagai Advocate asuransi Anda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak banyak perusahaan <a href=\"https:\/\/lngrisk.co.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">broker asuransi<\/a> yang berpengalaman dalam asuransi proyek, salah satunya adalah<strong> L&amp;G Insurance Broker<\/strong>, perusahaan broker asuransi terkemuka di Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk semua kebutuhan asuransi proyek Anda hubungi L&amp;G sekarang juga!<\/span><\/p>\n<h3>\u2014<\/h3>\n<h3>Mencari Produk Asuransi? Hubungi Kami Sekarang Juga<\/h3>\n<h4>HOTLINE L&amp;G 24JAM: 0811-8507-773 (Call &#8211; Whatsapp &#8211; SMS)<\/h4>\n<p>website:\u00a0<a href=\"http:\/\/lngrisk.co.id\/\">lngrisk.co.id<\/a><\/p>\n<p>E-mail: customer.support@lngrisk.co.id<\/p>\n<p>&#8212;<\/p>\n<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"0IOKIWUN5v\"><p><a href=\"https:\/\/ligaasuransi.com\/kenapa-broker-asuransi-sering-juga-disebut-sebagai-advocate-asuransi\/\">Kenapa Broker Asuransi sering juga disebut sebagai Advocate asuransi?<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p><iframe loading=\"lazy\" class=\"wp-embedded-content\" sandbox=\"allow-scripts\" security=\"restricted\" style=\"position: absolute; visibility: hidden;\" title=\"&#8220;Kenapa Broker Asuransi sering juga disebut sebagai Advocate asuransi?&#8221; &#8212; LigaAsuransi\" src=\"https:\/\/ligaasuransi.com\/kenapa-broker-asuransi-sering-juga-disebut-sebagai-advocate-asuransi\/embed\/#?secret=LxYLP8VWTo#?secret=0IOKIWUN5v\" data-secret=\"0IOKIWUN5v\" width=\"600\" height=\"338\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\"><\/iframe><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Liga Asuransi &#8211; Sidang pembaca yang luar biasa, a [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":3610,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[60,1003],"tags":[121,186,439],"class_list":{"0":"post-3950","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-asuransi-konstruksi","8":"category-engineering","9":"tag-asuransi-car","10":"tag-asuransi-konstruksi","11":"tag-kecelakaan-konstruksi"},"post_mailing_queue_ids":[],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/ligaasuransi.com\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3950","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/ligaasuransi.com\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/ligaasuransi.com\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/ligaasuransi.com\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/ligaasuransi.com\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3950"}],"version-history":[{"count":1,"href":"http:\/\/ligaasuransi.com\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3950\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4678,"href":"http:\/\/ligaasuransi.com\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3950\/revisions\/4678"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/ligaasuransi.com\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3610"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/ligaasuransi.com\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3950"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/ligaasuransi.com\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3950"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/ligaasuransi.com\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3950"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}