{"id":2109,"date":"2020-06-20T09:48:46","date_gmt":"2020-06-20T02:48:46","guid":{"rendered":"http:\/\/ligaasuransi.com\/?p=2109"},"modified":"2020-06-20T09:48:46","modified_gmt":"2020-06-20T02:48:46","slug":"7-berita-asuransi-pilihan-minggu-ke-3-juni-2020","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/ligaasuransi.com\/en\/7-berita-asuransi-pilihan-minggu-ke-3-juni-2020\/","title":{"rendered":"7 Berita Asuransi Pilihan Minggu ke 3 Juni 2020"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Minggu ketiga bulan Juni tahun 2020 ditandai dengan mulai di longgarkannya peraturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta dan sekitarnya sebagai dampak dari wabah COVID-19. Sebagian bisnis sudah mulai dibuka namun belum maksimal. Karena masih dalam tahap awal, geliat ekonomi belum begitu terasa. Mungkin masih dalam tahap bersih-bersih dan pemanasan. Mudah-mudahan di minggu ke empat denyut nadi ekonomi sudah mulai makin terlihat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada beberapa berita menarik seputar dunia asuransi yang dikabarkan oleh beberapa media online selama minggu ketiga. Sesuai dengan komitmen kami untuk terus memberikan informasi kepada masyarakat perasuransian dan konsumen asuransi, kami sudah pilihkan 7 berita penting untuk anda. Semoga bermanfaat.\u00a0<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><b>Obituari Ketut Sendra: Mediator Andal Sengketa Asuransi<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><b>Bisnis.com, 17 Juni 2020\u00a0 JAKARTA<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> \u2013 Industri asuransi kehilangan salah satu tokohnya. Pagi ini, Ketua Sekolah Tinggi Manajemen Asuransi Trisakti\u00a0 (STMA) Trisakti Ketut Sendra meninggal dunia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketut merupakan salah satu praktisi asuransi di Indonesia. Ia telah menjadi pengurus Badan Mediasi dan Arbitrase Asuransi Indonesia (BMAI) semenjak 2006. Ketika lembaga penengah perselisihan antara konsumen dan industri itu didirikan secara resmi. Ketut juga tercatat sebagai Sekretaris BMAI. Ia juga tercatat sebagai Ketua Umum Komunitas Pengurus Asuransi 2013-2015.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam buku yang ia tulis, Bancassurance = Bank + Asuransi, Ketut tercatat juga pernah berkarir sebagai Direktur Great Eastern Life Indonesia. Selain itu ia juga berkarir selama 18 tahun di PT Asuransi Jiwa Bumi Asih Jaya (BAJ) dengan posisi terakhir sekretaris perusahaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketut juga tercatat penulis buku Sukses Menjual Asuransi, Asuransi Jiwa Unit Link, dan Membangun Tim Pemasaran Asuransi yang Tangguh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Agus Subrata, Wakil Ketua II Sekolah Tinggi Manajemen Asuransi Trisakti (STMA) menyebutkan mendiang merupakan sosok profesional dalam industri asuransi tulen.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dedi Dwi Kristianto, Direktur PT Deswa Invisco Multitama menyebutkan, mendiang ketut merupakan sosok yang rendah hati dan mediator yang handal. Menurut Dedi, yang usahanya bergerak dalam investigasi klaim itu, sosok mendiang ketut dihormati oleh nasabah dan perusahaan asuransi dalam setiap penyelesaian sengketa asuransi di luar pengadilan.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketua Sekolah Tinggi Manajemen Risiko dan Asuransi (STIMRA), Hotbonar Sinaga menyebutkan mendiang Ketut merupakan orang yang penuh semangat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selamat jalan pak Ketut&#8230;.\u00a0<\/span><\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li><b>Induk Holding BUMN Perasuransian\u00a0<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><b>Jakarta, CNBC Indonesia 18\/06\/2020<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Induk Holding BUMN Perasuransian, PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero)\/BPUI\u00a0atau Bahana menyebutkan masih akan berupaya mengkonsolidasikan perusahaan-perusahaan dengan usaha sejenis ke <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">holding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Paling lambat pada kuartal I-2021 mendatang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">holding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini akan kembali kedatangan anak usaha baru. Direktur Utama BPUI Robertus Bilitea mengatakan rencana untuk mengkonsolidasikan anak usaha ini di bawah BPUI termasuk dalam bagian ekspansi anorganik perusahaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini juga menjadi bagian dari konsolidasi bisnis yang direncanakan oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;D <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">pipeline<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ada pemilikan perkembangan anorganik karena kami fokus ke industri asuransi yang lebih spesifik, lebih dapat memberikan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">value added<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> bagi BPUI sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">holding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">,&#8221; kata Robertus dalam wawancara bersama dengan CNBC Indonesia TV, belum lama ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">beberapa bisnis yang ada di bawah pemegang saham seri A dalam hal ini Kementerian BUMN. Akan muncul kuartal I-2021 akan keliatan ya,&#8221; jelas dia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dia mengakui saat ini rencana tersebut masih dalam tahap pembahasan dengan kementerian, termasuk sasaran bisnis jika akuisisi perusahaan ini dilakukan oleh BPUI.<\/span><\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li><b>Apa Kabar Tunggakan Dana Nasabah Jiwasraya?<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><b>detikFinance<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> 02\/06\/2020. Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta kepada pemerintah untuk segera menyelesaikan tunggakan nasabah pemegang polis saving plan PT Asuransi Jiwasraya (Jiwasraya) secara tuntas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anggota Komisi XI Fraksi Partai Demokrat, Vera Febyanthy menyampaikan pemerintah diminta jangan membiarkan nasib nasabah di tengah pandemi COVID-19. Menurut dia pandemi ini seharusnya bukan menjadi alasan pemerintah mengesampingkan nasabah dan masalah yang ada di Jiwasraya. Pasalnya masalah ini sudah ada sebelum masalah Corona ada di Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelumnya dalam rapat dengan Panitia Kerja (Panja) Jiwasraya Komisi VI DPR pada Februari 2020 lalu disebutkan bahwa ada opsi penyelamatan Jiwasraya melalui suntikan Penanaman Modal Negara (PMN) senilai Rp 15 triliun untuk membayar polis jatuh tempo dan menyelamatkan perseroan.<\/span><\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li><b>Gagal Mengorbit, Jasindo Bakal Selesaikan Klaim Asuransi Satelit Palapa N1<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><b>Liputan6.com, Jakarta &#8211;<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) atau Asuransi <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Jasindo<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> berkomitmen untuk membantu proses klaim dari polis asuransi peluncuran satelit dan in-orbit atas satelit Palapa N1 atau Nusantara Dua milik klien kami PT Palapa Satelit Nusa Sejahtera atau PSNS. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Operasional Asuransi Jasindo, Dodi Susanto.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Satelit Nusantara Dua meluncur dari Xichang Satellite Launch Center (XLSC), Xichang, China, Kamis (9\/4), namun terjadi kegagalan pada 3rd stage atas launch vehicle dan kemudian satelit hilang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Usai mendengar kabar tersebut, Asuransi Jasindo segera melakukan koordinasi baik internal maupun eksternal (klien, reinsurance broker dan reinsurer) untuk penanganan klaim yang nilainya dipastikan cukup material tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat ini, kata Dodi, pihaknya juga tengah menunggu dokumen pendukung klaim lebih lanjut yang akan disampaikan secara resmi oleh klien kami PSNS segera setelah tambahan informasi yang diperlukan tersedia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cTim teknis penanganan klaim Asuransi <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Jasindo<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> segera membuat analisa klaim dan berkoordinasi dengan reinsurance broker dan reinsurers, sehingga diharapkan dalam waktu yang relatif singkat, data yang dibutuhkan terkait klaim tersebut sudah siap,\u201d jelasnya.<\/span><\/p>\n<ol start=\"5\">\n<li><b>Indonesia: General insurance business could plunge 30% this year in &#8216;worst case&#8217; scenario<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><b>AsiaInsurancereview.com 18\/06\/20<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. The Indonesian General Insurance Association (AAUI) has projected that general insurance will record a negative performance of 15-25% in 2020 as a result of the coronavirus pandemic. In the worst case scenario, the decline could reach 30%.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">According to a report by <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bisnis.com<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">,\u00a0Ms Trinita Situmeang, deputy chair of the statistics and research division of AAUI, said, &#8220;We conducted a study in the association, considering the existing figures, and predicting growth for the year expected to range from 15% to 25%.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">She explained that based on\u00a0stress tests\u00a0conducted by AAUI, general insurance would record adecrease of 17.5% in a \u201crelatively safe\u201d scenario and a decline of 25% in a \u201cbad\u201d scenario.\u00a0If the impact of the COVID-19 pandemic was to weigh greatly on the Indonesian economy, the general insurance industry could see a plunge of 30% in business.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;We hope that it will not reach 30%; but at this time the scenario that we show has that number,&#8221; she said.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">In the first quarter of this year, the general insurance industry recorded a marginal increase of 0.4% in premiums to IDR19.8tn\u00a0($1.4bn) in 1Q2020 compared to the corresponding quarter of 2019.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">However, Ms Trinita said that the slowdown in performance in the general insurance sector is likely to continue throughout this year as the COVID-19 pandemic is hampering economic activity.\u00a0<\/span><\/p>\n<ol start=\"6\">\n<li><b>Infrastructure investment is the way forward for economic recovery<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><b>AsiaInsurancereview.com 18 Jun 2020<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0 Investment in infrastructure development is set to be one of the main drivers of sustainable growth in the emerging markets after the COVID-19 crisis subsides, the latest sigma report from Swiss Re said.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Emerging markets will invest $2.2tn in infrastructure annually over the next 20 years, equal to 3.9% of gross domestic product (GDP), according to estimates in the report.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Swiss Re estimates that emerging market infrastructure represents an annual investment opportunity of $920bn for long-term investors, including insurers. The construction and operational phases of infrastructure projects will also generate new demand for insurance solutions, with engineering, property and energy lines of business set to benefit most.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Prior to the COVID-19 outbreak, many emerging markets had already put multi-year infrastructure projects into motion, and the associated investments are not expected to drop off to the same extent as seen in previous crisis periods. The pandemic has also shown the urgent need for more investment in health infrastructure in many emerging markets.<\/span><\/p>\n<p><b>Asia will lead<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">The sigma estimates that total infrastructure investment in emerging Asia will average $1.7tn annually over the next 20 years, or 4.2% of GDP and $35tn in total.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Most investment will be in energy, followed by road. China, which is also due to spend heavily on rail, will be the biggest contributor, investing $1.2tn (4.8% of GDP) annually, making up 54% of all emerging market and 35% of global spend. India will be the second largest infrastructure investment market, accounting for around 8% of all emerging market spend.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">The report also showed that despite increased investment spending, it will still not fully cover the needs of the next 20 years. The infrastructure gaps in all emerging regions together will accumulate to $520bn annually. In relative terms, the gap is largest in Africa and Latin America, and smallest in emerging Asia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Many Asian nations have plans for developing a smart city. China, unsurprisingly, is in the lead when it comes to smart city technologies. For example, Shanghai has one of the most highly developed transport control systems in the world and Beijing is largely cashless. The value of China\u2019s smart city project is projected to reach $350bn by 2025, around 16% of the global market. Other countries in emerging Asia with smart city strategies include India, Indonesia, Malaysia and Thailand.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">There is also an emergence of a broader trend of \u2018smart infrastructure\u2019, where physical infrastructure is embedded with tools such as sensors, Internet of Things and networks. Smart infrastructure allows the collection of digital data for better decision making (e.g. city disaster-risk management) and can enhance infrastructure efficacy. For example, Da Nang in Vietnam is exposed to typhoons and flooding. There the Climate Change Coordination Office (CCCO) has developed an early-warning system to project water levels and identify areas that could be affected.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Digital technology is also being used in power grid management. China has made considerable progress in deploying smart meters and other digital systems and India and countries in Southeast Asia have plans to accelerate adoption speed by 2025.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0\u201cSmart cities are all about connectivity. Increasing connectivity increases the productive capacity of the economy, and the return will be quite high. To visualise some of the large numbers we have talked about earlier, the world is building an entire New York City every month for the next 40 years \u2013 to do so in a sustainable manner is through smart infrastructure.\u201d<\/span><\/p>\n<ol start=\"7\">\n<li><b>OJK Izinkan Produk Unit Link Dijual Online di Tengah Pandemi<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><b>detikFinance 04\/06\/20<\/b> <b>Jakarta<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> &#8211; Penjualan produk asuransi yang terkait investasi (PAYDI) kini diizinkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dilakukan secara digital melalui video conference atau tatap muka virtual oleh perusahaan asuransi. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) OJK Riswinandi mengungkapkan sebelumnya penjualan produk ini diwajibkan untuk bertemu langsung antara agen dengan calon nasabah untuk mendapatkan tanda tangan basah sebagai salah satu syarat penting.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun dengan kondisi pandemi COVID-19 ini, proses pertemuan tersebut menjadi sulit. &#8220;Penjualan asuransi ini syaratnya harus ketemu (agen dan nasabah). Teman-teman asuransi usul agar bisa diganti video conference, sudah kami keluarkan kebijakannya tapi ini semua kembali lagi kepada kualitas dan kemampuan masing-masing perusahaan,&#8221; kata Riswinandi dalam video conference, Kamis (4\/6\/2020).<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut dia, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar penjualan secara digital ini berjalan dengan lancar. Misalnya perusahaan memastikan jika calon nasabah telah mendapatkan informasi secara lengkap terkait produk yang akan dibeli, mulai dari risiko sampai keuntungan yang akan didapatkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian perusahaan asuransi juga wajib merekam proses penjualan secara digital ini. Hal tersebut agar jika suatu hari terjadi dispute dapat dilampirkan bukti dari rekaman tersebut. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Riswinandi menjelaskan saat ini regulator dan industri berupaya menjalankan kebijakan ini dengan baik.&#8221;Kami tetap mengedepankan kehati-hatian demi kepentingan nasabah,&#8221; ujarnya.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Menanggapi hal tersebut, PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) siap menerapkan kebijakan stimulus lanjutan di sektor IKNB dengan menyesuaikan teknis pemasaran PAYDI. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">President Director Prudential Indonesia Jens Reisch menjelaskan kebijakan ini dapat menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia terhadap perlindungan kesehatan dan finansial yang semakin meningkat, terutama melihat semakin banyaknya penyakit yang bermunculan, salah satunya COVID-19 dan melihat kebutuhan hidup yang semakin beragam. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Kebijakan ini sejalan dengan transformasi digital yang telah Prudential Indonesia lakukan dalam beberapa tahun terakhir di mana perusahaan telah mengembangkan kemampuan digital yang terintegrasi. Kami siap mengimplementasikan peraturan ini,&#8221; kata Reisch dalam siaran pers.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semoga semua berita diatas dapat menambah wawasan Anda. Jika anda tertarik dengan berita ini segera share kepada rekan-rekan agar mereka punya informasi yang sama dengan Anda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Informasi ini dipersembahkan oleh <a href=\"http:\/\/lngrisk.co.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">L&amp;G Insurance Broker<\/a>. \u201cSmart Insurance Broker\u201d<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Minggu ketiga bulan Juni tahun 2020 ditandai dengan mulai di longgarkannya peraturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta dan sekitarnya sebagai dampak dari wabah COVID-19. Sebagian bisnis sudah mulai dibuka namun belum maksimal. Karena masih dalam tahap awal, geliat ekonomi belum begitu terasa. Mungkin masih dalam tahap bersih-bersih dan pemanasan. Mudah-mudahan di minggu ke [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2111,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[45],"tags":[155,184,254,326,327,541,587],"class_list":{"0":"post-2109","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-ulas-berita","8":"tag-asuransi-indonesia","9":"tag-asuransi-kesehatan","10":"tag-asuransi-prudential","11":"tag-broker-asuransi","12":"tag-broker-asuransi-indonesia","13":"tag-prudential","14":"tag-top-news-asuransi"},"post_mailing_queue_ids":[],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/ligaasuransi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2109","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/ligaasuransi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/ligaasuransi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/ligaasuransi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/ligaasuransi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2109"}],"version-history":[{"count":0,"href":"http:\/\/ligaasuransi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2109\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/ligaasuransi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2111"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/ligaasuransi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2109"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/ligaasuransi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2109"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/ligaasuransi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2109"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}